Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya memperluas cakupan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Upaya tersebut dilakukan dengan memastikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyuplai MBG memenuhi standar yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menegaskan pentingnya penerapan standar tersebut saat menghadiri peresmian SPPG Karya Indah II di Jalan Garuda Sakti KM 6, Jumat (9/1/2026). Ia meminta pengelola dapur MBG menyajikan makanan yang higienis dan sesuai ketentuan BGN.
Markarius menekankan bahwa kepatuhan terhadap standar BGN bertujuan mencegah munculnya isu negatif terkait kualitas makanan. Ia mengingatkan agar seluruh proses pengolahan dan penyajian makanan MBG dijalankan sesuai aturan. “Standar-standar yang telah ditetapkan BGN itu supaya dijalankan, agar tidak ada isu-isu yang aneh seperti makanan basi atau lainnya,” ujarnya.
Berdasarkan pemantauan dan pengawasan tim di lapangan, Markarius menyebut proses pengolahan MBG di Pekanbaru berjalan dengan baik. Ia menilai makanan yang disajikan telah memenuhi standar yang ditetapkan. “Alhamdulillah SPPG di Riau cukup bagus. Mudah-mudahan ini bisa dipertahankan dengan SOP yang tepat,” katanya.
Ia berharap program MBG yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto dapat memenuhi hak anak-anak Indonesia dalam memperoleh asupan gizi yang layak. Menurutnya, program ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda.
Selain manfaat gizi, Markarius menilai program MBG juga berdampak pada sektor ekonomi. Program ini dinilai mampu membuka peluang kerja melalui SPPG serta mendorong pengembangan sektor pertanian dengan memenuhi kebutuhan komoditas pangan untuk mendukung pelaksanaan MBG.
