Fit and Proper Test RT-RW Strategis Perkuat Dinilai Perkuat Kepemimpinan

Pekanbaru (Riaunews.com) – Kebijakan Wali Kota Pekanbaru terkait penerapan fit and proper test dalam pemilihan Ketua RT dan RW dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kualitas kepemimpinan di tingkat akar rumput. Kebijakan tersebut diharapkan mampu melahirkan pemimpin lingkungan yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Ketua Pemuda Melayu Riau Indonesia (PMRI) sekaligus Ketua Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) Kota Pekanbaru, Khoirul Basar, mengatakan mekanisme fit and proper test penting untuk menguji jiwa kepemimpinan, wawasan, serta komitmen calon Ketua RT dan RW dalam melayani masyarakat secara tulus, ikhlas, dan penuh empati.

Menurut Khoirul, berbagai persoalan masyarakat di tingkat bawah idealnya dapat diselesaikan melalui forum RT dan RW. Dengan kepemimpinan yang kuat dan berintegritas, ia menilai akan terbangun kerja sama, sinergi, dan kolaborasi yang baik antara warga dan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Ia mengakui, Peraturan Wali Kota (Perwako) Pekanbaru Nomor 48 Tahun 2025 tentang pemilihan RT dan RW sempat menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Sebagian pihak mendukung kebijakan tersebut karena dinilai dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, sementara pihak lain menyampaikan keberatan terhadap mekanisme yang diterapkan.

Meski demikian, Khoirul menilai perwako tersebut merupakan wajah baru kebijakan pemerintah daerah dalam upaya memberikan pelayanan yang lebih optimal. Melalui aturan ini, setiap warga yang memiliki kompetensi dan kapasitas kepemimpinan diberikan kesempatan yang sama untuk berkompetisi secara sehat dan positif.

Ia berharap kebijakan tersebut dapat melahirkan Ketua RT dan RW yang amanah serta mampu menjadi solusi atas persoalan warga. Khoirul juga menilai langkah Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pelayanan publik yang berpihak kepada rakyat dan kehadiran pemimpin yang solutif.