Ribuan Warga Kepung Kantor Bupati Pati, Tuntut Sudewo Mundur

Daerah356 Dilihat

Pati (RiauNews.com) – Ribuan warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di halaman Kantor Bupati, Rabu (13/8/2025). Mereka menuntut Bupati Pati Sudewo mundur dari jabatannya, dengan alasan membuat  kebijakan yang dinilai memberatkan rakyat serta gaya kepemimpinan yang dianggap arogan.

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu mulai memadati area kantor bupati sejak pagi. Mereka membawa spanduk, poster tuntutan, serta keranda mayat sebagai simbol penolakan terhadap kepemimpinan Sudewo. Situasi memanas ketika massa melempari jendela kantor bupati dengan botol air mineral dan batu. Aparat kepolisian yang berjaga menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan setelah sejumlah petugas terluka akibat lemparan massa.

Koordinator aksi, Suyono, menyatakan demonstrasi ini merupakan puncak kekecewaan terhadap sejumlah kebijakan kontroversial, seperti rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen, penerapan lima hari sekolah, pemecatan tenaga honorer tanpa pesangon, serta proyek infrastruktur yang dianggap menguras anggaran namun tidak mendesak.

Aksi hari ini merupakan kelanjutan dari gelombang protes yang telah berlangsung sejak awal Agustus 2025. Demonstrasi sebelumnya juga menuntut pembatalan kenaikan PBB-P2 dan evaluasi kebijakan daerah yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat. Namun, tuntutan kini berkembang menjadi desakan politik agar Bupati Sudewo mundur dari jabatannya.