Prachuap Khiri Khan, Thailand (RiauNews.com) — Seorang pria berkewarganegaraan Kamboja ditangkap oleh petugas keamanan Thailand di pangkalan udara Wing 5, Senin (4/8) dini hari, setelah diduga menerbangkan drone yang menjatuhkan perangkat GPS ke dalam kompleks militer.
DIkutip dari The Nation, Tersangka teridentifikasi berinisial “Re” ditangkap sekitar pukul 04.00 pagi, hanya satu jam setelah ia dilaporkan melintasi perbatasan Thailand melalui desa Ban Laem, distrik Pong Nam Ron, Provinsi Chanthaburi.
Menurut keterangan pejabat Angkatan Udara Kerajaan Thailand, tersangka menggunakan drone untuk menjatuhkan sebuah kotak berisi perangkat GPS di dalam perimeter pangkalan udara. Perangkat tersebut diduga bertujuan untuk menguji sistem pertahanan anti-drone dan menandai lokasi potensial bagi serangan drone di masa mendatang.
Merespons insiden ini, Angkatan Udara Thailand telah mengeluarkan peringatan kepada seluruh pangkalan udara di wilayah nasional agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan dan keberadaan perangkat GPS yang bisa digunakan untuk koordinasi serangan udara tak berawak.
Tersangka saat ini masih ditahan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh otoritas militer dan keamanan Thailand.
