10 Desember 2018
Home / News / Politik / Wiranto harus segera tengahi perpecahan di Partai Hanura

Wiranto harus segera tengahi perpecahan di Partai Hanura

Dua petinggi Partai Hanura, yakni Sarifuddin Sudding (kiri) dan Oesman Sapta Odang saling pecat.

Jakarta (RiauNews.com) – Kisruh yang terjadi di Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) harus diselesaikan dengan cepat namun bijak, sehingga tak menjalar hingga ke akar partai yang paling bawah, yang ujung-ujungnya bisa mempengaruhi elektabilitas para calon kepala daerah yang diusung partai tersebut.

Menurut pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengungkapkan, kehadiran sosok Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Jenderal TNI (Purn) Wiranto akan mampu menyelesaikan konflik internal partai.



Sebab, sebagai pendiri Hanura yang juga berpengalaman di dunia politik, Siti meyakini Wiranto sudah memahami caranya untuk menyelesaikan konflik internal yang berujung saling pecat antara Ketua Umum Oesman Sapta Odang (OSO) dengan Sekretaris Jenderal Sarifuddin Suding.

“Wiranto adalah pendiri Partai Hanura, dia tentunya memahami secara baik partai yang didirikan ini dan para kader di Hanura,” ungkap Siti sebagaimana dilansir Okezone, Selasa (16/1/2018).

“Konflik yang dialami Hanura perlu segera dijembatani secepatnya supaya tidak berubah menjadi partai yang menjadi dualisme kepengurusan. Hal ini yang akan berpengaruh terhadap elektabilitas calon-calon yang diusung Hanura di Pilkada 2018,” tambahnya.

Sebelumnya, pada 15 Januari kemarin Sarifuddin menggelar rapat bersama pengurus Hanura di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan. Dalam rapat itu OSO dilengserkan dari kursi jabatannya sebagai Ketua Umum Hanura atas dasar permintaan dari 27 DPD dan lebih dari 400 DPC yang menyatakan mosi tidak percaya.

Selang beberapa waktu, kubu OSO juga menggelar rapat dengan sejumlah loyalisnya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Dalam rapat tersebut Sarifuddin dinyatakan dipecat telah menggelar rapat liar dan ilegal tanpa sepengetahuan Ketum yang kemudian dianggap ingin merusak partai.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: