25 September 2018
Home / Hukum & Kriminal / Wan Amir Firdaus di SP3 dari kasus korupsi jembatan Pedamaran

Wan Amir Firdaus di SP3 dari kasus korupsi jembatan Pedamaran

Wan Amir Firdaus

Pekanbaru (RiauNews.com) –  Mantan Kepala Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rohil Wan Amir Firdaus kini sedikit dapat bernapas lega. Pasalnya Jaksa penyelidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau telah mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus dugaan korupsi Jembatan Pedamaran, Kabupaten Rokan Hilir yang ikut menyeret dirinya sebagai tersangka.

Keputusan pengeluaran SP3 tersebut disampaikan Asisten Pidsus Kejati Riau, Sugeng Riyanta, pada Rabu (31/5) malam.

“Tersangka kita hentikan penyidikannya karena tidak cukup bukti keterlibatannya dalam kasus tersebut,” kata Sugeng.

Sinyal penghentian kasus ini sudah terlihat sejak beberapa waktu lalu. Menurut Sugeng, bukti untuk menjerat Wan Amir Firdaus terputus. “Kalau memang tidak ada bukti untuk WAF harus dihentikan,” kata Sugeng.

Dalam kasus Pedamaran ini, Kejati juga menetapkan mantan Kepala Dinas PU Rohil, Ibus Kasri dan menejer proyek, MB. Keduanya sudah diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum untuk disidangkan.

Berdasarkan audit BPKP Riau, tindakan Ibus Kasri dan MB merugikan negara sebesar Rp9,24 miliar. Dana itu sudah diserahkan PT Waskita Karya ke rekening penampungan barang bukti milik Kejati Riau.

Diwartakan Media Center, meski bebas dari Jembatan Pedamaran, Wan Amir Firdaus diduga terjerat kasus korupsi anggaran di Bappeda Rohil tahun 2008-2011. Kasusnya masih diproses Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan jumlah transaksi yang masuk dan keluar di rekening Wan Amir Firdaus sebesar Rp17 miliar lebih. Uang itu diduga berasal dari proyek di Bappeda Rohil.

Dari penyidikan diketahui uang masuk dari praktik korupsi yang ada di rekening sebesar Rp8,7 miliar. Sementara  yang masuk dari gratifikasi Rp6,3 miliar.

Atas kasus itu, Wan Amir Firdaus juga ditetapkan sebagai tersangka. Ia ditahan di Rutan Klas IIB Sialang Bungkuk Pekanbaru.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: