17 Oktober 2017
Home / Hukum & Kriminal / Usai lampiaskan nafsu, sang wanita dibunuh karena dimintai bayaran

Usai lampiaskan nafsu, sang wanita dibunuh karena dimintai bayaran

(ilustrasi)

Pekanbaru (RiauNews.com) – Apa yang melatarbelakangi pembunuhan terhadap seorang wanita di sebuah kamar di Hotel Parma yang terletak di Jalan Paus, Pekanbaru, pada September silam, akhirnya berhasil diungkap Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Pekanbaru.

Setelah melakukan sejumlah penyidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, polisi menyimpulkan bahwa korban Cici (33) dihabisi nyawanya karena tersangka kesal dimintai bayaran oleh korban usai melampiaskan nafsu birahinya.

“Motif pembunuhan karena sakit hati. Awalnya tersangka mengira berhubungan dengan korban atas dasar suka sama suka. Tapi korban meminta sejumlah uang dan akhirnya sakit hati hingga membunuh,” kata Kepala Satreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto di Pekanbaru, Selasa (10/10/2017).



Dirincikan Bimo, korban dikenal oleh tersangka melalui aplikasi percakapan “Freetalk” dan membuat janji bersama di hotel. Saat itu Jumat (15/9/2017) malam, setelah berhubungan badan dengan korban, pelaku lalu membunuhnya.

Saat korban tertidur, dia memukul dengan meja dan menyekap dengan bantal. Setelah korban tak bergerak, tersangka juga memgambil barang, uang, dan telepon seluler milik korban.

Dikatakan kasat bahwa tersangka berada di Pekanbaru bekerja sebagai tukang servis alat pendingin udara di Kantor Walikota Pekanbaru yang sedang dibangun. Dia berasal dari Mojekerto Jawa Timur dan di Pekanbaru ikut kerja bersama temannya sekitar dua bulan.

“Usai pembunuhan Jumat (15/9) malam, besoknya Sabtu sore (16/9) dengan pesawat Citilink berangkat ke Surabaya, Jawa Timur,” ujar Bimo.

Jaasad korban sendiri baru ditemukan pada Ahad (17/9) pukul 12.00 WIB saat petugas kebersihan hotel hendak membersihkan kamar yang sebelumnya di booking oleh korban.

Pada Kamis (5/10) polisi menemukan petunjuk terkait tersangka dan tim berangkat menuju ke Mojokerto. Selanjutnya dengan didukung oleh personel Satreskrim Polresta Mojokerto, tim mendapatkan informasi keberadaan pelaku.

Kemudian Jumat (6/10) tim berhasil menangkap dan mengamankan pelaku AFN (20) beralamat di Dusun Kangkungan Desa Kemantren Kabupaten Mojokerto Provinsi, Jawa Timur. Lalu berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka diakuinya melakukan pembunuhan terhadap korban.***

Baca Juga

​KPU Riau Masih Tunggu Berkas 17 Parpol Hingga Malam Ini Pukul 00:00 WIB

PEKANBARU (RiauNews.com)- Dari 27 Parpol calon peserta Pemilu 2019, yang mendaftar di Komisi Pemilihan Umum ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *