Home / News / Internasional / Topan Tembin hancurkan seluruh desa, hanya masjid yang masih berdiri

Topan Tembin hancurkan seluruh desa, hanya masjid yang masih berdiri

Evakuasi korban badai Tembin di Philipina dengan rakit sederhana. (Kredit: ITV)

Manila (RiauNews.com) – Badai tropis Tembin yang menerjang Philipina bagian selatan pada Jumat (22/12/2017) lalu, telah membawa kerusakan cukup parah dengan korban jiwa yang terus meningkat. Hingga hari ini tercatat sudah 230 jiwa yang melayang dan ratusan lainnya masih hilang.

Di Pulau Mindanao, sebuah desa nyaris hilang dari peta akibat disapu bongkahan batu, kayu dan lumpur yang dibawa arus sungai ke laut. Ajaibnya, satu masjid yang ada di Desa Anungan di Semenanjung Zamboanga, Pulau Mindanao tersebut masih kokoh berdiri.

“Hanya masjid yang kokoh berdiri,” kata pekerja bantuan kesehatan Arturo Simbajon seperti dikutip Reuters.



“Orang-orang menyaksikan air pasang tetapi tak mengira air justru datang menyapu dari belakang mereka.”

Manuel Luis Ochotorena, kepala badan penanggulangan bencana di Zamboanga, memperkirakan jumlah korban akan terus bertambah.

“Banyak daerah di Semenanjung Zamboanga yang terputus dari aliran listrik dan komunikasi, sejumlah kota terputus dari dunia luar akibat jembatan ambruk, banjir dan longsor,” kata dia.

Puluhan ribu penduduk Mindanao telah diceraiberaikan oleh topan yang menerjang Filipina Jumat tengah malam itu.

Filipina diterjang 20 topan setiap tahun. Pemerintah sudah sering mengeluarkan peringatan, namun sejumlah warga mengabaikan peringatan untuk menjauhi pantai dan sungai.

Pada 2013, Topan Haiyan menewaskan sekitar 8,000 orang dan membuat 200,000 keluarga kehilangan rumah di Filipina Tengah.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: