Home / Hukum & Kriminal / Tiga tersanka kasus korupsi RTH Pekanbaru segera disidangkan

Tiga tersanka kasus korupsi RTH Pekanbaru segera disidangkan

Tugu Antikorupsi yang pembangunannya ternyata juga dikorupsi.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Proses penyidikan terhadap tiga tersangka kasus dugaan korupsi proyek ruang terbuka hijau (RTH) Kota Pekanbaru telah dituntaskan Kejaksaan Tinggi Riau. Selanjutnya, berkas tersebut dilimpahkan ke jaksa peneliti dan jika sudah dianggap P21 alias lengkap, maka kasus ini akan segera disidangkan.

“Proses penyidikannya sudah selesai dan saat ini sudah dilimpahkan ke jaksa peneliti,” ungkap Asisten Pidana Khusus Kejati Riau Sugeng Riyanta di Pekanbaru, Rabu (14/2/2018).



Kasus ini cukup mencoreng citra Provinsi Riau, karena sungguh terdengar ironi. Dalam RTH Tunjuk Ajar Integritas, yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, bekas perkantoran Dinas Pekerjaan Umum Riau ini, juga dibangun Tugu Anti Korupsi, dan diresmikan langsung oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo, pada 10 Desember 2016 lalu pada peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) di Riau, sebagainya simbol bangkitnya Riau melawan korupsi.

Adapun tiga tersangka yang berkas penyidikannya sudah lengkap tersebut, masing-masing mantan Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Sumber Daya Air (Ciptada) Riau Dwi Agus Sumarno, konsultan pengawas Rinaldi Mugni, dan rekanan Yulia JB.

Dalam perkara ini, kata Sugeng, pihaknya juga sudah mengantongi hasil audit dari Badan Pengawasan dan Pembangunan (BPKP) Riau. Berdasarkan perhitungan BPKP Riau, total kerugian akibat perbuatan para tersangka mencapai Rp1,1 miliar.

Lebih jauh, mantan Kepala Kejaksaan Negeri Mumomuko, Provinsi Bengkulu ini menargetkan, ketiga tersangka dapat segera naik ke proses penuntutan pada Februari 2018 ini. “Kami menargetkan Februari ini sudah ke penuntutan,” ujarnya.

Dalam perkara ini, Kejati Riau secara keseluruhan telah menetapkan 18 tersangka. Selain tiga tersangka diatas, terdapat 15 tersangka lainnya, yang saat ini masih dalam proses pelengkapan berkas.

Proyek RTH Eks Dinas PU ini dianggarkan dengan dana Rp8 miliar pada 2016 lalu. Dalam proyek ini, terdapat rekayasa proyek untuk memenangkan satu kontraktor.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: