17 November 2018
Home / News / Nasional / Tiga penerjun payung TNI AD tabrak pohon dan tersangkut kabel listrik

Tiga penerjun payung TNI AD tabrak pohon dan tersangkut kabel listrik

Prajurit TNI AD menyaksikan rekannya melakukan aksi terjun payung. (Kredit: Antara)

Palopo (RiauNews.com) – Cuaca buruk yang ditandai dengan angin kencang membuat tiga personel TNI Angkatan Darat (AD) dari Brigif Para Raider 3/1 Kostrad gagal mendarat dengan mulus di atas bumi Sawerigading di Lapangan Gaspa Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pada kegiatan yang berlangsung Senin (12/2/2018) siang tadi, selain ketiga prajurit itu juga terdapat 24 prajurit lainnya yang melakukan terjun bebas atau free fall di atas ketinggian 10.000 feet.



Para personel TNI ini sedang mengikuti latihan pengamanan Pilkada Serentak 2018 di Sulsel. Namun, dari 27 penerjun payung tersebut, tiga di antaranya gagal mendarat secara normal di titik yang telah ditentukan dan mengalami cedera setelah menabrak pohon dan tersangkut di kabel listrik.

Satu di antaranya mengalami cedera berat sehingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sementara dua lainnya hanya cedera ringan.

Dandim 1403 Sawerigading Letkol Inf M Imasfy mengatakan, kondisi cuaca yang cukup ekstrim dengan tiupan angin kencang membuat para penerjun payung kewalahan mengarahkan kemudi di titik pendaratan yang telah ditentukan.

Tingkat kesulitan bertambah karena lokasi pendaratan cukup sempit sebab diapit oleh menara rumah ibadah yang menjulang tinggi.

“Dari ketiga penerjun, ada yang mendarat di atas kabel dan ada pula yang menghantam dahan pohon sehingga langsung terjatuh ke tanah,” ucap Letkol Inf M Imasfy.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: