19 Januari 2018
Home / Utama / Tiga Jemaah Haji Kloter 4 Asal Riau Masih Dirawat Di Arab Saudi

Tiga Jemaah Haji Kloter 4 Asal Riau Masih Dirawat Di Arab Saudi

ilustrasi (foto : Arab News)

 

Pekanbaru (RiauNews.com) – Jamaah Haji (JH) Kloter 4 BTH asal Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir tiba di Tanah Air via Debarkasi Batam, Senin malam (11/9), namun tiga diantaranya belum dapat kembali karena masih dirawat di Arab Saudi.

 

“Pada saat berangkat ke tanah suci, Kloter 4 BTH beranggotakan 448 orang jamaah termasuk petugas. Namun dalam perjalanannya, tiga jamaah haji kami wafat di Arab Saudi, dan tiga lagi masih dirawat di Arab Saudi di RS. An Nur dan King Abdul Aziz Arab Saudi. Tiga jamaah haji yang wafat semua sudah berhaji,” ujar Ketua Kloter 4 BTH Zainal Abidin Abdul Gani saat melaporkan kondisi jamaahnya di Asrama Haji Batam.

 

Zainal menambahkan, pemulangan JH ini terdapat dua jamaah mutasi masuk.  Sehingga kami yang kembali pada malam ini berjumlah 444 orang jamaah termasuk petugas.

 

“Kita mendoakan semoga amal ibadah yang wafat di Tanah Suci diterima disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Dan bagi jamaah yang masih sakit di Arab Saudi kita doakan semoga lekas sembuh dan kembali ke Tanah Air dengan segera”, katanya lagi.

 

Berdasarkan data siskohat, tiga JH Kloter 4 BTH yang wafat antara lain Arsyad Matsur Abdullah asal Indragiri Hulu, Rusdi Maajar Ismail asal Indragiri Hulu, dan Syarfidin Syahbudin Muhammad asal Indragiri Hulu (Riau).

 

Terdapat pula dua JH yang mutasi masuk ke Kloter 4 BTH antara lain atas nama Reni Iryanti Syamsuri asal Indragiri Hilir dari Kloter 7/121 dan Darmawati Abdul Kadir Ata nasal Indragiri Hilir (Riau) dari Kloter 7/122.

 

Sedangkan tiga jamaah yang sakit dan masih dirawat di Arab Saudi antara lain atas nama Yusminar Hasan Jondun asal Indragiri Hulu, Kasmiyah Kasio Kasmijan asal Indragiri Hulu, dan Armien Syahran Nasution asal Indragiri Hilir (Riau).

 

Zainal juga mengusulkan kepada pemerintah agar jumlah petugas kloter ditambah. Setidaknya harus ada dua orang dokter dalam setiap kloter.

 

“Harapan kami musim haji tahun depan akan ada peningkatan pelayanan. Seperti tenaga kesehatan seperti penambahan dokter, karena selama ini hanya satu dokter yang harus menangani 450 jamaah. Bahkan profil jamaah kita rata-rata berusia lanjut dan ini sangat berat. Seperti JH Kloter 4 BTH saja setidaknya terdapat 170 jamaah yang berisiko tinggi”, bebernya.

 

Zainal juga meminta maaf kepada jemaah haji jika ada hal-hal yang kurang sempurna pelayanannya. Pasalnya, kemampuan kami sebagai manusia biasa hanyalah itu.

 

“Apapun yang terjadi kita selesaikan disini. Jaga kemabruran ibadah haji yang sudah kita jalani. Jangan sampai kita menyebutkan keburukan saudara kita selama melaksanakan ibadah haji, jika sudah sampai di daerahnya nanti,” tambahnya.

 

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Wakil Bupati Indragiri Hilir, Rosman Malomo mengharapkan JH bisa menjadi agen perubahan di daerah menuju yang lebih baik.

 

“Minimal yang sebelumnya jarang ke masjid, lebih seringlah menunaikan sholat berjamaah di masjid”, ucap Rosman Malomo.

 

Realisasi kedatangan JH Kloter 4 BTH terlambat 50 menit dari jadwal semula dengan jumlah jamaah 444 orang dengan komposisi Indragiri Hulu 266 jamaah dan Indragiri Hilir 173 orang ditambah 5 orang petugas. Dengan demikian Debarkasi Batam sudah memulangkan 1.788 jamaah atau 4 Kloter.

 

Safrinayanti

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: