Home / News / Nasional / Tiang tol Becakayu ambruk

Tiang tol Becakayu ambruk

Insiden pengerjaan tiang tol Becakayu. (Kredit: Republika)

Jakarta (RiauNews.com) – Insiden di dunia konstruksi tanah air kembali terjadi. Pada Selasa (20/2/2018) dini hari sekitar pukul 03.40 WIB, tiang girder Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yang berada di dekat Gardu Tol Kebon Nanas, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, ambruk.

Informasi dari Polres Metro Jakarta Timur mengatakan, dugaan sementara terjadi karena brecket tember yang kurang kuat saat pekerja akan melakukan pengecoran di tiang pancang.



“Dimana tiang tersebut itu ada brecket timber yang fungsinya penyangga plat yang akan dicor. Namun pada saat pekerja memasukkan cor ke dalam tiang pancang tersebut, tiang brecket terlepas dan jatuh. Sehingga seluruh material cor dan brecket tember jatuh ke bawah dan tujuh orang tertimpa serpihan material cor termasuk brecket timber,” kata Kapolres Jakarta Timur, Kombes Yoyon Toni, dikutip Republika.

Akibat insiden ini, tujuh pekerja mengelami luka-luka karena terkena serpihan material yakni Supri (47), Kirpan (37), Sarmin (46), Rusman (36), Joni Arisman (40), Agus (17) dan Saldi (41).

Tony mengatakan enam korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia (UKI) Cawang, sedangkan satu korban Saldi yang mengalami luka cukup berat dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramatjati. Tony menyatakan peristiwa tiang ginder Tol Becakayu ambruk tidak menelan korban jiwa meninggal dunia.

Ditambahkan Toni, pihaknya akan terus mendalami penyebab brecket tember tersebut bisa jatuh. Dalam waktu dekat, ia akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan pusat laboratorium forensik.

“Ini yang harus kita dalami kenapa brecket tember bisa jatuh, apakah kurang kuat dalam memasang baut pengencangnya atau gimana nanti kita olah TKP bersama puslabfor,” ucapnya.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: