18 November 2018
Home / Hukum & Kriminal / Tersangka pengancaman dengan pisau hanya dikenakan tahan kota

Tersangka pengancaman dengan pisau hanya dikenakan tahan kota

Harianto Manurung

BANGKINANG (RiauNews.com)- Meskipun berkas tersangka Dewi, kasus pengancaman menggunakan senjata tajam jenis pisau telah dilimpahkan ke Kejaksaan Kampar, namun Kasi Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar, Harianto Manurung tidak memerintahkan tersangka untuk ditahan, tersangka hanya dikenakan tahanan kota.

“Tersangka telah diserahkan kepada kami, akan tetapi pelaku tidak dilakukan penahanan, dengan pertimbangan kemanusiaan, yang menjaminya abang kandungnya versi dia (tersangka), ” kata Kasi Pidum Kejari Kampar, Harianto Manurung, SH.

Menurut dia, tersangka status tahanan kota dan wajib lapor Senin dan Rabu, dan tidak bisa diwakilkan.

Anehnya lagi hingga saat ini berkas tersangka oleh Harianto Manurung belum diserahkan ke Pengadilan Negeri Bangkinang.

“Untuk kapan sidangnya, secepat mungkin  berkasnya akan kami sampaikan ke pengadilan,” imbuhnya.

Sementara itu praktisi hukum Jhony AS SH menyatakan keputusan jaksa yang hanya memutuskan tersangka sebagai tahanan kota, mesti ada pertimbangan hukum yang lebih kuat, terlebih diketahui tersangka sejak dalam penyidikan hingga penuntutan P21 tersangka tidak pernah ditahan.

Apa alasan objektif kejaksaan tidak menahan tersangka? Bagaimana proses pemberian jaminan terhadap tersangka oleh pihak tersangka sehingga dengan mudahnya kejaksaan mengeluarkan keputusan tahanan kota bagi tersangka.

“Saya berharap kepada pihak pengadilan untuk mengadili perkara ini dengan objektif dan peran media sangat diharapkan untuk menelusuri kebenaran perkara tersebut,” jelas Jhony.

Mengingat kasus pengancaman ini, sejak dilaporkan ke Kapolsek Siak Hulu awal Januari silam tidak ditahan karena faktor sakit sekarang di Kejaksaan juga tidak ditahan dengan alasan pertimbangan kemanusiaan.

Kasus pengancaman itu berawal ketika korban Supina (36) yang merupakan tetangga korban di perumahan Mutiara Sialang Indah, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, mengingatkan anak dari Dewi untuk tidak mengucapkan kata-kata kotor.

Tidak terima anaknya diingatkan Supina, Dewi marah dan kemudian mengambil sebilah pisau dan langsung memburu Supina. Namun Supina selamat karena berhasil menyelamatkan diri.***(Rls/tien)

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: