19 November 2018
Home / Spesial Riau / Kepulauan Meranti / Terkait dugaan permen mengandung narkoba, Polisi tunggu hasil lab

Terkait dugaan permen mengandung narkoba, Polisi tunggu hasil lab

(ilustrasi)

Selatpanjang (RiauNews.com) – Adanya dugaan permen yang mengandung narkoba, dimana telah membuat seorang anak berinisial CSA berusia tiga tahun delapan bulan berperilaku aneh usai mengkonsumsinya, Kepolisian Resor Kepulauan Meranti mengaku mereka belum melakukan tindakan represif karena masih menunggu hasil tes laboratorium.

“Kita belum bisa melakukan tindakan represif, sebelum hasil uji laboratorium lembaga resmi menyatakan produk permen itu memang positif mengandung narkotika,” kata Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Meranti, Iptu Darmanto, Senin (2/4/2018).



Seperti marak diberitakan sejumlah media, informasi dugaan permen mengandung narkoba itu, bermula pada Jumat (30/3/2018) lalu sekira jam 14.00 wib, korban CSA bermain di rumah kakeknya dan dibelikan permen di warung sebanyak 5 bungkus atas permintaan korban.

Dari laporan ibu korban berinisial RN 34 tahun, sekira jam 19.00 WIB anak balitanya mulai bertingkah laku aneh dan tidak mau tidur sampai pagi. Melihat hal tersebut, pada hari Sabtu RN membawa anaknya ke RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti untuk melakukan pengobatan didampingi anggota Satuan Resnarkoba.

“Terhadap anak tersebut sekalian dilakukan tes urine, dimana hasil tes urine positif mengandung narkotika (methafetamin dan amphetamin),” ungkap Kasat Resnarkoba.

Selanjutnya anggota Satuan Resnarkoba Polres Kepulauan Meranti menghubungi pihak Dinas Kesehatan dan Dinas Perindagkop UKM Kabupaten Kepulauan Meranti, guna koordinasi terkait dugaan permen yang mengandung Narkotika tersebut.

“Sampai saat sekarang kami masih melakukan penyelidikan terhadap keluarga korban dan lingkungan sekitarnya, berikut dengan distributor yang memasukan produk permen itu di wilayah Selatpanjang,” jelas Kasat Resnarkoba. *** (mcr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: