Home / Hukum & Kriminal / Tawuran Pemuda di Kota Pekanbaru, Empat Korban Luka dan Satu Sepeda Motor Dibakar

Tawuran Pemuda di Kota Pekanbaru, Empat Korban Luka dan Satu Sepeda Motor Dibakar

Salah seorang korban tawuran di Jembatan Siak IV Pekanbaru yang tangannya putus kena sabetan samurai. (Foto: istimewa)

PEKANBARU (RiauNews.com)-Dua kelompok pemuda yang berasal dari Blok A RT 01 RW 08 Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir dengan Pemuda Bom Lama Kelurahan Limbungan Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru terlibat tawuran di depan Masjid Istiqomah Jalan Sembilang Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru, Kamis (16/5/2019) sekitar pukul 18.55 WIB.

Dari informasi yang didapat, kejadian ini bermula ketika salah satu pemuda Blok A RT01 RW08 Kelurahan Meranti Pandak bernama Hendra menggunakan sepeda motor melintasi di Jalan Sembilang menuju rumahnya, Blok A Jl. Siak IV baru.



Pada saat melintasi Jalan Sembilang tepatnya di depan Masjid Istiqomah, Hendra diteriaki dan dimaki oleh pemuda Bom Lama Kelurahan, Limbungan karena Hendra membawa sepeda motor dengan kecepatan tinggi.

Baca: Tawuran warga di Jembatan Siak IV Pekanbaru, Polisi kerahkan Brimob

Tidak terima diteriaki dan dimaki, Hendra memanggil teman-temannya, pemuda Blok A lainnya untuk menyerang pemuda Bom Lama. Sekitar Pukul 18:55 WIB, sekitar 30 orang Pemuda Blok A Kelurahan Meranti Pandak dengan membawa senjata tajam dan balok berkumpul untuk menyerang Pemuda Bom Lama Kelurahan Limbungan (yang meneriaki pengendara SPM pemuda Blok A) di depan Masjid Istiqomah.

Akibat serangan tersebut, 1 orang Pemuda Bom Lama Kelurahan Limbungan terluka dibagian tangan yang diduga akibat kena balok oleh Pemuda Blok A Kel. Meranti Pandak, korban langsung dilarikan ke rumah sakit Misbah d Jalan Sembilang.

Beberapa menit kemudian, pemuda Bom Baru Kelurahan Limbungan lainnya membantu rekannya sehingga Pemuda Blok A Kelurahan Meranti Pandak mundur namun salah satu sepeda motor jenis NMX, milik Pemuda Blok A Meranti Pandak tertinggal di depan Masjid Istiqomah dan dibakar oleh Pemuda Bom Lama Kelurahan Limbungan.

Baca: Tawuran mahasiswa ancam usaha Universitas Riau raih akreditasi A

Lalu tak lama kemudian, 200 pemuda Bom Lama menyerang sekitar 100 orang Pemuda Blok A ke arah Jl. Siak IV Baru dengan membawa senjata tajam, balok dan batu. Tepat di tengah-tengah Jalan Siak IV Baru, kedua pemuda tersebut saling menyerang dengan menggunakan senjata tajam dan balok serta terjadi saling lempar batu.

Akibat dari penyerangan tersebut satu orang pemuda Bom Baru Kelurahan Limbungan terluka dibagian tangan diduga akibat bacokan oleh Pemuda Blok A Kelurahan Meranti Pandak, sedangkan Pemuda Blok A Kelurahan Meranti Pandak terluka tiga orang akibat terkena lemparan batu, dan ketiga pemuda tersebut sudah dilarikan kerumah sakit Syafira Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.

Sekitar pukul 19.15 WIB, Polsek Rumbai dan anggota Koramil mendatangi kejadian tersebut namun belum dapat mengatasi situasi karena kedua belah pihak saling menyerang. Baru pada pukul 20.10 WIB situasi mulai terkendali karena kedua belah pihak saling menarik rekan rekannya, dikarenakan aparat Kepolisian dan Babinsa sudah ramai di TKP.

Akibat tawuran tersebut, Jembatan Siak IV tidak dapat dilewati karena memang diblokir aparat.

Hingga saat ini aparat TNI dan Polri terlihat masih berjaga-jaga di TKP untuk mencegah terjadinya saling serang kembali. ***

Pewarta: Tien

Komentar
%d blogger menyukai ini: