24 Januari 2018
Home / News / Politik / Tanpa PDIP Hayo Akan Tetap Maju di Pemilihan Gubernur Riau

Tanpa PDIP Hayo Akan Tetap Maju di Pemilihan Gubernur Riau

Pasangan Balon Gubernur Riau Haris-Yopi (Hayo), bersama tokoh mayarakat Riau Rusli Efendi. (Kredit: Istimewa)

PEKANBARU (RiauNews.com)-Beralihnya dukungan PDIP dari pasangan Balon Gubernur Riau HM Harris-Yopi Harianto, ke pasangan Arsyadjuliandi Rachman-Suayatno, disikapi secara arif oleh ketua tim Sahabat Yopi Arianto (Saya) Riau Zulfan Heri.

Zulfan menegaskan meskipun kecewa namun dirinya dan pasangan Hayo menghormati keputusan DPP PDIP tersebut dan menerima dengan lapang dada.

“Keputusan PDIP ini perlu kita sikapi secara arif. Bukan berati kita mati dalam politik atau berhenti. Masih ada proses politik, kita sedang bergerak, kita tidak akan menyerah, tanpa perahu PDIP kita akan tetap maju. Dalam konteks perang, hilang seribu, tumbuh 20 ribu,” tegas Zulfan, Ahad (18/12/17) melalui Ponselnya.



Kata Zulfan pasangan Hayo tidak ingin mengecewakan masyarakat Riau yang telah memberikan respon yang cukup kuat. Hal ini dibuktikan dengan hasil survey yang menempatkan pasangan Hayo unggul dari pasangan lainnya. ” Hasil survey dari beberapa lembaga survey menunjukkan pasangan Hayo unggul. Lingkar Survei Indonesia (LSI) menempati pasangan Hayo unggul 17,3 persen, sedangkan Balon Gubernur petahana, Andi Rachman hanya 10 persen. Ini menunjukkan respon masyarakat terhadap pasangan Hayo cukup tinggi,” terang Zulfan.

Zulfan meyakini sikap PDIP yang awalnya memberikan rekom kepada pasangan Hayo, namun akhirnya SK diberikan ke Andi-Suayatno, akan menimbulkan simpati ditengah masyarakat Riau, karena pasangan Hayo dalam posisi terzalimi.” Hari ini lawan politik banyak yang senang tertawa atas keputusan PDIP ini dan memvonis pasangan Hayo tidak akan mendapat perahu, bagi kita tidak masalah yang penting kita masih tetap berkomunikasi dengan Parpol lainnya. Saat ini baru dua Parpol yang telah mengeluarkan SK, yakni Golkar dan PDIP masih banyak Parpol lainnya yang belum mengeluarkan SK penunjukkan Pasangan calon Gubernur Riau yang akan diusung,” beber Zulfan.

Selain itu tahapan pendaftaran pasangan Balon Gubernur Riau ke KPU digelar pada 8 Januari 2018 dalam rentang waktu tersebut segalanya bisa berubah.

“Dalam sejarah Pilkada Gubernur Riau baru kali ini Golkar berpasangan dan berkaolisi dengan PDIP. Saya merasa dukungan Golkar ini lemah dan masih bisa berubah apalagi saat ini Golkar memiliki ketua baru pak Airlangga Hasto.Kita tunggu saja, semua masih berposes. Insya Allah jika kita tetap berusaha dan berikhtiar, Allah akan berikan hasil yang terbaik,” imbuhnya.*** (tien)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: