25 September 2018
Home / Spesial Riau / Kota Pekanbaru / Tadi malam, sebagian warga Pekanbaru bergelap-gelapan saat Tarawih

Tadi malam, sebagian warga Pekanbaru bergelap-gelapan saat Tarawih

Pekanbaru (RiauNews.com) – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) resmi membuat kesal sejumlah warga Kota Pekanbaru yang hendak beribadah di malam Ramadhan. Pada Senin (29/5/2017) malam, perusahaan yang memonopoli kelistrikan nasional ini memadamkan listrik di Kota Bertuah selama tiga jam, yakni dari pukul 19.30 WIB dan baru menyala lagi sekitar pukul 22.30 WIB.

Pemadaman terjadi di sebagian Kecamatan Tampan, seperti kelurahan Tuah Karya, Simpang Baru dan Delima.

“Pas mau ke masjid untuk Shalat Tarawih, eh listrik tiba-tiba padam. Kirain cuma sebentar, ternyata hingga Shalat Tarawih selesai listrik belum juga nyala,” kata Atan, warga Jalan Taman Karya, Kecamatan Tuah Karya kepada Riaunews.com.

Pemadaman listrik dalam jangka waktu lama, tidak hanya terjadi di Kota Pekanbaru. Pada Ahad (28/5/2017) sebelumnya, pemadaman dengan durasi lama di Rokan Hulu dari siang hingga malam, membuat warga emosi dan berujung merusak kantor cabang PLN setempat.

Sebelum masuknya bulan suci Ramadhan, Manajer SDM dan Umum PLN Riau dan Kepri Dwi Suryo Abdullah, pernah berujar bahwa pihaknya akan berupaya tidak ada pemadaman listrik selama Ramadhan 1438 Hijriah.

“Bukan dijamin, sebab kami tidak bisa menjamin, hanya Allah (yang bisa menjamin), tetapi kami berupaya,” katanya.

Ia menerangkan sejauh ini kebutuhan listrik di Provinsi Riau saat beban puncak masih bisa dipenuhi sesuai kapasitas yang ada.

Menurut dia, per 22 Maret 2017, beban puncak listrik Riau mencapai 615 MW.***

Reporter: Ilva

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: