20 Februari 2019
Home / Spesial Riau / Indragiri Hilir / Suruh pengikutnya injak dan kencingi Alquran, warga Inhil diamankan

Suruh pengikutnya injak dan kencingi Alquran, warga Inhil diamankan

Ramdani, terduga penyebar ajaran sesat di Indragiri Hilir.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Seorang warga yang menyebarkan ajaran sesat di Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, diamankan aparat Polres Inhil dan digelandang ke Mapolres untuk menjalani proses hukum.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kateman, Inhil Handan Zainudin membenarkan adanya penangkapan terhadap warga yang bernama Ramdani atas ajarannya yang menyimpang dan menistakan Islam.

“Sudah dibawa ke Tembilahan. Ke Polres Inhil untuk menghindar kemarahan warga. Karena tadi malam sempat ratusan warga yang mencarinya,” ujar Hamdan sebagaimana dikutip Riaunews.com dari riauterkinicom, Selasa (28/8/2018).

Kesesatan ajaran Ramdani terungkap setelah beberapa warga menyaksikan dan juga mendengarkan perintahnya kepada beberapa pengikutnya untuk menginjak-injak dan mengencingi Al Qur’an. Bahkan yang pertama mengincingi adalah istri Ramdani.

“Ada saksi yang melihat istrinya Ramdani mengencengi Al Qur’an dan Ramadani sendiri kemudian menginjak-injak Al Qur’an. Sampai rehalnya hancur,” papar Hamdan.

Menurut keterangan beberapa saksi, Ramdani melontarkan ancaman kepada para pengikutnya yang menolak menginjak-injak dan mengincingi Al Qur’an. Katanya, yang bersangkutan akan mati dalam tiga hari.

Selain menyebarkan ajaran sesat dan menistakan Islam, Hamdan mendapat laporan dari warga kalau Ramdani juga melayai pernikahan bawah tangan atau siri.

“Sudah banyak yang dia nikahkan. Dikasih surat yang dibuatnya sendiri. Memang banyak kegiatan ilegalnya dia selama tujuh bulan tinggal di sini,” demikian penjelasan Hamdan.

Lebih lanjut Handam menghimbau kepada masyarakat Kateman untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat kepolisian. ***

Sumber: RiauTerkini.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: