21 Agustus 2018
Home / News / Kesehatan / Selain Albothyl, berikut daftar obat yang mengandung policresulen

Selain Albothyl, berikut daftar obat yang mengandung policresulen

Albothyl produksi Pharos.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Gara-gara Albothyl, obat yang ternyata “salah guna” di masyarakat, kosa kata ‘policresulen’ ikut menjadi tren. Dikutip dari situs Alodokter.com, policresulen adalah obat yang digunakan untuk mengatasi peradangan pada leher rahim (cervix) dan vagina.

Policresulen juga digunakan untuk menghentikan perdarahan setelah mengambil sampel jaringan cervix untuk diperiksa (biopsi cervix) atau setelah pengangkatan polip cervix. Obat ini merupakan proses kondensasi dari metacresolsulfonic acid dan methanol (formalin), yang bersifat asam.



Policrerulen dipercaya dapat membunuh jamur dan bakteri seperti Trichomonas yang dapat menyebabkan infeksi pada vagina, serta mempertahankan pH asam di vagina. Selain itu, policresulen memiliki efek menghentikan perdarahan karena mempengaruhi faktor pembekuan dan mempengaruhi kontraksi otot pembuluh darah.

Selain Albothyl produksi PT Pharos, berdasarkan data BPOM, ada tiga merek obat lain yang mengandung policresulen beredar secara resmi di Indonesia, yaitu:
1 Medisio, didaftarkan oleh PT. Faratu Indonesia, diproduksi PT. Pharos Indonesia
2 Prescotide, didaftarkan dan diproduksi PT. Novel Pharmaceutical Laboratories
3 Aptil, didaftarkan dan diproduksi PT. Pratapa Nirmala***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: