22 Agustus 2019
Home / Hukum & Kriminal / Sejumlah Oknum Polhut DLHK Provinsi Riau Dimutasi Diduga Akibat Berkasus

Sejumlah Oknum Polhut DLHK Provinsi Riau Dimutasi Diduga Akibat Berkasus

Dua unit eksavator yang ditemukan oleh Polhut DLHK Provinsi Riau pada 4 Januari 2019 lalu, milik PT Lorena yang diduga merambah Taman Nasional Tesso Nilo. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU (RiauNews.com)-Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau, telah memutasi sejumlah oknum Polisi Kehutanan (Polhut). Mutasi ini diduga akibat tindakan oknum tersebut “bermain” kasus bahkan ada yang ikut menjual lahan.

Ada 13 UPT yang terkena mutasi di lingkungan DLHK Riau, UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Sorek adalah yang paling menarik. Kepala UPT yang selama ini dijabat oleh Herman Siregar, diganti oleh Aladin Pane

“Seluruh Polhut sudah menerima SK pemutasian tugas. Salah satunya Kanit tempat kejadian, yaitu Sorek Langgam”, ucap Kabid Penaatan dan Pendataan DLHK Provinsi Riau, Said Nurjaya SH, Senin (25/02/2019).

Surat mutasi yang ditandatangani oleh Kepala DLHK Ervin Rizaldi pada 11 Februari 2019 tersebut berlaku mulai 1 Maret 2019.

Sebelum kebijakan itu diambil jelas Said Nurjaya, pihaknya mendapat kabar bahwa di lokasi perambahan hutan ada anggota Polhut yang bermain bahkan menjual lahan.

Mendapat informasi tersebut, Said Nurjaya langsung berkoordinasi dengan Direskrim Polda Riau untuk menulusuri informasi tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Satuan Polhut DLHK Riau Parulian Tampubolon SH terkait surat panggilan yang ia layangkan beberapa hari lalu kepada PT Lorena, hingga berita ini ditulis belum memberikan jawaban.

Sementara menejemen PT Lorena, Barus yang diduga pelaku perambah 1000 hektar lebih hutan di Desa Segati saat dicoba dikonfirmasi, juga masih memilih bungkam termasuk via whatshapnya.

Informasi terbaru yang diperoleh wartawan, tak jauh dari lokasi tempat ditemukannya dua unit eksavator 4 Januari lalu, terdapat barak milik PT Lorena. Sementara dua eksavator tersebut hingga kini belum diketahui apa masih beraktifitas apa tidak.***

Pewarta: Tien

Komentar
%d blogger menyukai ini: