19 Desember 2018
Home / News / Internasional / Rusia sebut isu nuklir Korut hanya “gorengan” AS jual senjata

Rusia sebut isu nuklir Korut hanya “gorengan” AS jual senjata

Peluru kendali milik Korea Utara yang dipamerkan dalam parade militer negara tersebut. (Kredit: Reuters)

Moskow (RiauNews.com) – Isu senjata nuklir yang dimiliki Korea Utara sengaja “digoreng” oleh Amerika Serikat agar senjata produksi mereka laris di kawasan sekitarnya, terutama Korea Selatan dan Jepang.

Hal ini dikatakan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, yang mengkritik taktik AS dengan menghembuskan isu nuklir demi kepentingan bisnis persenjataan.

“Rusia tak bisa menerima taktik AS yang menggunakan proyek persenjataan nuklir Korut sebagai cara memompa penjualan senjata dan peralatan militer ke Asia,” tegas Lavrov saat menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono di Moskow, Jumat (24/11) dan diwartakan Rusia Today, Sabtu (25/11/2017).

Lavrov turut menyatakan keprihatinannya terhadap Jepang maupun Korsel, karena mau tak mau harus membeli persenjataan dari AS setelah Korut menegaskan bakal mempertahankan kedaulatan sebagai negeri merdeka dari ancaman maupun sanksi negeri Paman Sam tersebut.

”AS menempatkan persenjataannya di kedua wilayah (Jepang dan Korsel) dengan kedok untuk meladeni ancaman nuklir Korut,” tukasnya.

Sebenarnya, kata dia, taktik “menggoreng isu nuklir” juga dijadikan kedok AS untuk memasarkan kelebihan produksi persenjataannya ke wilayah Eropa.

Ia mencontohkan, penempatan perisai rudal balistik AS yang ditempatkan di sejumlah negara Eropa anggota NATO, dengan alasan untuk melindungi mereka dari ancaman rudal nuklir Iran.

“Tapi, ajaibnya, kalau Anda lihat peta, seluruh perisai milik AS itu mengelilingi Rusia dan Cina,” jelasnya.

Meski begitu, Lavrov menuturkan, Rusia tetap mengambil jarak atas keputusan Korut untuk terus mengembangkan persenjataan nuklir.*** (Antara)

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: