18 Oktober 2018
Home / Olahraga / Bola / Liga Spanyol / Real Madrid dipermalukan Barcelona 3-0

Real Madrid dipermalukan Barcelona 3-0

Lionel Messi mencetak satu dari tiga gol kemenangan Barcelona atas Real Madrid. (Kredit: FC Barcelona)

Madrid (RiauNews.com) – Real Madrid lagi-lagi harus keok dalam laga sarat gengsi el clasico ke-237 yang digelar di hadapan publik sendiri Santiago Bernabeu, Sabtu (23/12/2017).

Tak tangung-tanggung, Barcelona membabat Los Blancos tiga gol tanpa balas yang diciptakan Luis Suarez pada menit ke-54, Lionel Messi menit 64′, dan Aleix Vidal menit 90+2.

Atas kemenangan ini, Blaugrana makin kokoh di puncak klasemen sementara La Liga musim 2017/2018 dengan 45 angka hasil dari 17 pertandingan. Adapun Madrid yang baru bermain 16 kali tetap berada di posisi keempat dan tertinggal 14 angka dari musuh abadinya tersebut.



Statistik laga hingga menit ke-30 menunjukkan Madrid punya penguasaan bola mencapai 61 persen. Sebuah pemandangan langka dalam laga el clasico yang biasanya dominasi lalu lintas bola sering kali jadi milik Barcelona.

Peluang pun terlihat pada menit ke-31, Ronaldo lagi-lagi jadi masalah besar bagi Barca. Mendapatkan bola di sisi lapangan, Ronaldo lalu menggiring bola melewati bek kanan Sergi Roberto. Pemain terbaik dunia lima kali ini lalu melepaskan tembakan keras. Namun, kiper Barca Marc-Andre ter Stegen bisa menepisnya.

Barca bereaksi pada menit ke-40 lewat gelandang Paulinho. Berdiri di dalam kotak penalti lawan, pemain asal Brasil ini menerima operan lambung dari Lionel Messi. Paulinho lalu melepaskan tandukkan keras yang membuat bola melaju kencang tepat ke arah gawang Madrid. Namun, di sana kiper Keylor Navas berhasil mengamankan gawangnya. Peluang Paulinho jadi penutup babak pertama. Hingga 45 menit pertama selesai, skor tetap 0-0.

Pada babak kedua, tuan rumah langsung tancap gas. Ronaldo langsung menguji akurasi tembakan jarak jauhnya usai dua menit wasit Jose Sanchez meniupkan peluit. Namun, tembakan spekulasi Ronaldo melebar jauh.

Keasikan membangun serangan, Madrid malah kecolongan pada menit ke-54. Berawal dari serangan balik, bola yang dikuasai oleh Ivan Rakitic digiring sampai ke depan kotak 16 Madrid. Pemain asal Kroasia itu lalu membaginya kepada Roberto di sayap kanan. Bola kemudian langsung diumpan silang mendatar ke Luis Suarez yang berdiri bebas di sisi kanan depan gawang Madrid. Tanpa kontrol, Suarez langsung melepaskan tembakan menyusur tanah yang tak bisa dijangkau Navas.

Kebobolan satu gol, pasukan Los Blancos seperti malah kehilangan keberanian. Alhasil, Barca pun mulai nyaman menguasai laga. Ini membuat Madrid harus kembali terkena petaka 10 menit setelah gol Suarez.

Serangan bertubi dilancarkan oleh Barcelona hingga terjadi kemelut di depan gawang Madrid. Pertahanan Madrid kocar kacir dibuatnya. Suarez lalu melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang. Bola muntah langsung disambar dengan sundulan oleh kepala Paulinho.

Namun, bola terhenti karena diblok dengan tangan oleh bek kanan Madrid Dani Carvajal. Tanpa ampun wasit lalu memberikan penalti plus kartu merah untuk bek timnas Spanyol itu. Messi yang maju sebagai algojo tanpa kesulitan menaklukkan Navas. Skor pun berubah 2-0 untuk tim tamu.

Zidane lalu merespons gol Messi dengan memasukkan tiga pemain dalam rentang waktu enam menit. Diawali dengan menarik Karim Benzema untuk Nacho menit ke-66, lalu mengganti Mateo Kovacic dengan Gareth Bale. Terakhir, Zidane menarik Casemiro untuk Marco Asensio pada menit ke-72.

Menanggapi taktik Zidane yang mengubah Madrid menjadi full attack, Valverde lalu menarik gelandang serang Andres Iniesta untuk digantikan oleh bek Nelson Semedo pada menit ke-77. Pergantian skema permainan ini membuat Madrid kembali mengambil alih kendali pertempuran. Sebaliknya, Barca dengan sabar menerima serangan-serangan Madrid sambil sesekali melakukan upaya serangan balik.

Enam menit jelang laga bubar, Valverde menarik Paulinho dengan tenaga segar, Andre Gomes. Masuknya Gomes membuat pertahanan Barcelona kian rapat. Madrid pun tampak kebingungan mencari celah untuk membobol gawang sang seteru abadi.

Di sisi lain, Barca justru kerap mendapatkan peluang lewat serangan balik. Hasilnya pun lahir pada masa perpanjangan waktu, tepatnya menit 90+2. Aleix Vidal yang masuk pada menit ke-90 menggantikan Roberto mengukir namanya di papan skor.

Gol ini lahir lewat upaya Messi yang membelah sisi kiri pertahanan Madrid. Sukses melewati Marcelo, Messi lalu melakukan umpan cut back. Beberapa meter di depan mulut gawang, Vidal yang berdiri bebas langsung menyepak bola. Navas sempat menjangkau bola, namun si kulit bundar melaju kencang dan terus melaju hingga masuk. Ini jadi gol terakhir pada laga tersebut. Barca pun menang telak 3-0.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: