Home / News / Internasional / Ratusan terluka saat referendum kemerdekaan Katalan dari Spanyol

Ratusan terluka saat referendum kemerdekaan Katalan dari Spanyol

Pendemo yang membentangkan spanduk bertuliskan bahwa “Katalan bukan Spanyol”. (Kredit Foto: Reuters)

Barcelona (RiauNews.com) – Referendum kemerdekaan yang diselenggarakan negara bagian Katalan, Ahad (1/10/2017), namun tak diakui Pemerintah Pusat Spanyol, berujung dengan kerusuhan yang mengakibatkan ratusan orang terluka.

Informasi dari juru bicara departemen kesehatan pemerintah Katalan, sebanyak 337 orang dilarikan ke rumah sakit dan pusat kesehatan. “Sejauh ini telah dikonfirmasi 91 orang mengalami cedera, salah satunya dengan luka serius,” tambahnya.



Menurut saksi mata, polisi menembakkan peluru karet atau menuding para demonstran melakukan perlawanan.

Sementara Kementerian Dalam Negeri Spanyol mengatakan 11 petugas polisi terluka dalam bentrokan tersebut.

Diberitakan Reuters, ratusan orang berkumpul pada pagi hari di tempat pemungutan suara yang didirikan di sekolah dan bangunan umum lainnya untuk referendum yang dinyatakan tidak konstitusional oleh pemerintah pusat dan pengadilan Spanyol.

Tujuan mereka adalah untuk melindungi tempat pemungutan suara secara damai dengan mencegah polisi memasuki dan merebut kotak dan surat suara.

Namun polisi memaksa masuk ke banyak tempat pemungutan suara, terutama di Barcelona, ​​ibu kota Katalon, dan Girona.

Katalan adalah sebuah negara bagian yang terletak di timur laut Spanyol. Penduduk dan juga pejabat daerah setempat sudah sejak lama ingin berpisah dari Spanyol.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: