Home / Olahraga / Bola / Liga Indonesia / PSPS digunduli Persija 3-0

PSPS digunduli Persija 3-0

Pemain Persija Marco Simic mencetak gol ke gawang PSPS Pekanbaru. (Kredit: Humas Persija)

Gianyar (RiauNews.com) – Persija Jakarta masih begitu kuat bagi PSPS Pekanbaru. Dalam pertandingan perdana Piala Presiden 2018 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (18/1/2018) malam, tim asuhan Jafri Sastra dicukur dengan tiga gol tanpa balas.

PSPS sendiri sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit lewat permainan cepat dan gigih.

Tanpa takut PSPS mengawali babak pertama dengan memberikan tekanan kepada Persija, untung saja Jaimerson Xavier masih kokoh untuk membendung pergerakan Osas Saha.



Menit ke-13 PSPS bahkan mampu mencetak gol lewat Osas yang menerima umpan Rendi Saputra, tapi hakim garis menganulir gol yang nampak sah itu karena Osas dianggap offside.

Persija akhirnya memimpin lewat gol cantik dari Marko Šimić pada menit ke-25. Proses gol cukup unik karena Šimić harus lebih dulu mendorong Novri Setiawan sebelum menyepak bola. 1-0.

Nyaris saja Persija mencetak gol lagi, ketika Novri yang berdiri di tiang jauh menyambar umpan silang dari Riko Simanjuntak. Untung saja Ismail Hanafi mampu melakukan penyelamatan sensasional.

Hakim garis kembali menganulir gol pada menit 40′, kali ini sundulan dari Šimić yang dinilai tidak sah karena yang bersangkutan dianggap offside. Padahal penempatan striker Kroasia itu terlihat ideal.

Hujan deras menyelimuti Gianyar, yang membuat kondisi tak kondusif karena banyaknya air menggenang sehingga babak kedua ditunda selama 30 menit.

Ismail Hanafi melanggar pemain Persija di kotak terlarang, kesempatan menggandakan keunggulan dari titik putih dimaksimalkan dengan tenang oleh Ismed Sofyan. 2-0 untuk Persija, menit ke-52.

Menit ke-70 tendangan karate sempat diarahkan Victor Pae kepada Sandi ketika berebut bola — nampak tak disengaja namun tetap membahayakan. Kapten dari PSPS itu akhirnya meminta maaf.

Keunggulan 2-0 dirasa Stefano Cugurra sudah cukup, lini depan Persija lebih ‘santai’ pada 15 menit akhir laga, dengan masuknya Bambang Pamungkas dan Ahmad Syaifullah sebagai andalan.

Alih-alih mengejar ketertinggalan, PSPS malah kembali kejebolan. Bambang Pamungkas masih punya kelas — bola lambung ke kotak penalti ia sambut dengan dada, tendang dan langsung jadi gol.

Dengan hasil ini, Persija mantap berada di puncak klasemen Gurp D.*** (Goal)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: