Home / Hukum & Kriminal / Propam tetapkan delapan oknum polisi pelaku penganiayaan tahanan hingga tewas

Propam tetapkan delapan oknum polisi pelaku penganiayaan tahanan hingga tewas


Pekanbaru (RiauNews.com) – Meninggalnya seorang tahanan di Polres Kampar yang bernama Andri Irawan (20) pada 6 Juli 2017 lalu, diduga akibat penganiayaan yang diterimanya dari oknum anggota Polres. Dari hasil penyidikan, Bidang Profesi dan Pengawasan Kepolisian Daerah Riau telah menetapkan delapan oknum anggota pelaku penganiayaan tersebut.

“Kita sudah menetapkan ada delapan terduga pelanggar, sekarang lanjut proses pemberkasan. Selesai itu langsung sidang,” kata Kepala Bidang Propam Polda Riau, Kombes Pol Pitoyo Agung Yowono di Pekanbaru.

Dia mengatakan pelanggaran yang diduga adalah karena sudah melakukan pemukulan. Meskipun, kata dia, pemukulan itu berdasarkan dari analisa forensik bukanlah menjadi penyebab kematian tahanan tersebut.

“Karena sudah terjadi pemukulan, apapun alasannya bagi kepolisian itu memang tidak dibenarkan,” ungkap kabid.

Dijelaskan setelah selesai pemberkasan delapan anggota yang sudah ditetapkan pelanggar, maka dilanjutkan dengan gelar perkara untuk atasannya atau yang perwira. Itu untuk mengetahui sejauh mana bukti untuk bisa meningkatkan statusnya apakah terlibat, mengetahui, dan bagaimana metode pengawasannya.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: