Home / News / Kesehatan / Profesor Irwandi : Hotel dan penerbangan halal perlu terus dikaji

Profesor Irwandi : Hotel dan penerbangan halal perlu terus dikaji

Prof DR Irwandi Jaswir, Deputy Dean of Academic, Research & Public Relation International Institute for Halal Researh & Training (INHART) Kuala Lumput, Malaysia


Kuala Lumpur (RiauNews.com).
Bicara soal konsumsi halal dan haram, ternyata tidak hanya terfokus kepada makanan saja, namun sudah menyentuh kepada berbagai produk dan jasa seperti obat- obatan, kosmetik, bahkan penerbangan dan hotel.

“Produk dan industri halal dunia bukan semata soal makanan atau minuman. Tapi juga meliputi kosmetika halal, hotel halal, penerbangan halal, obat-obatan halal, vaksin halal dan masih banyak lagi produk-produk yang lainnya,” ujar Prof DR Irwandi Jaswir, Deputy Dean of Academic, Research & Public Relation International Institute for Halal Researh & Training (INHART) Kuala Lumput, Malaysia, saat memberikan kuliah umum kepada rombongan muhibah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau, baru- baru ini.



Lanjut Irwandi, riset atau kajian terkait produk dan industri saat ini terus dilakukan INHART dengan tujuan memberikan kenyamanan kepada muslim saat mengkonsumsi suatu produk ataupun menggunakan jasa pelayanan seperti hotel dan penerbangan.

“Isu sikat gigi yang menggunakan bahan dasar bulu babi misalnya, akan menjadi perhatian kita sebagai muslim saat menginap di hotel, begitu juga dengan kondisi dapur serta ruangan lainya. Untuk menepis apakah hotel tersebut sudah terbebas dari unsur- unsur penggunaan produk haram sesuai syariat Islam tentu perlu dilakukan penelitian lapangan, dan disinilah salah satu posisi penting INHART, artinya, kita dapat memberikan layanan terhadap industri layanan jasa seperti hotel, rumah sakit atau maskapai penerbangan untuk mengetahui apakah layanan yang mereka berikan kepada masyarakat tersebut sudah memenuhi standar terbebas dari hal- hal yang bersentuhan dengan unsur haram, hingga tidak menimbulkan keraguan umat muslim menggunakan jasa mereka,” ujar Irwandi menjelaskan panjang lebar.

 

Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang menyerahkan Cinderamata kepada Prof DR. Irwandi Jaswir usai kuliah umum di INHART Kuala Lumpur

 

Bila ada temuan bahan- bahan yang mengandung unsur haram dalam layanan hotel, rumah sakit dan penerbangan tersebut, INHART biasanya memberikan saran untuk mengganti bahan- bahan ini dengan produk yang tidak mengandung unsur haram, baik bahan pengganti yang telah diriset INHART sendiri, maupun hasil riset pihak lain.

Irwandi yang juga putra asli Riau ini, mennyebutkan bahwa produk halal sedang menjadi perhatian dunia karena potensi produk halal di dunia saat ini nilainya mencapai 3 triliun dolar setiap tahunnya. Sedangkan untuk penelitian produk dan industri halal, INHART mendapatkan dana senilai 7 juta ringgit per tahun.

Kuliah umum diakhiri dengan pertukaran Cendera Mata antara Ketua PWI Provinsi Riau H Zumlansyah Sekedang dengan Prof DR Irwandi Jaswir.*** (Pepen)

Baca Juga

Tanpa PDIP Hayo Akan Tetap Maju di Pemilihan Gubernur Riau

PEKANBARU (RiauNews.com)-Beralihnya dukungan PDIP dari pasangan Balon Gubernur Riau HM Harris-Yopi Harianto, ke pasangan Arsyadjuliandi ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: