Home / Hukum & Kriminal / Polisi tangkap empat dari enam pembunuh pengemudi Go-Car

Polisi tangkap empat dari enam pembunuh pengemudi Go-Car

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, saat ekspose empat dari enam pembunuh driver Go-Car.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Sempat dirahasiakan, akhirnya Kepolisian Resor Kota Pekanbaru mengungkapkan kronologis dan siapa pembunuh pengemudi taksi berbasis aplikasi Go-Car, Ardhie Nur Aswan (23), yang dilaporkan hilang sejak 22 Oktober 2017 lalu.

Dalam ekspos yang dilakukan di Mapolresta Pekanbaru, polisi menghadirkan empat dari enam pelaku pembunuhan, yaitu Viktorianus Hendrik Siburian (20), Maringan Tua Gultom (20), Lian Pranata Sipayung (20) dan Fije Sanje Tarihoran (20).

Polisi menemukan rangkaian awal kejadian dimulai saat pemesanan Go-Car oleh enam pelaku di Karoeke Koro-Koro, Panam. Pelaku memesan Go-Car Avanza dan juga kedua kalinya, namun karena dianggap tidak memiliki nilai jual tinggi maka dipesan lagi ketiga kalinya hingga dapat Suzuki Ertiga.

“Enam orang itu meminta mengantarkan ke salah satu Pangkalan bus tujuan Medan. Selanjutnya di tengah perjalanan mereka berhenti alasan mau kencing. Lalu dilakukanlah tindak pidana itu dengan menjerat korban dengan tali lalu ditarik ke belakang. Setelah lemas baru korban dibawa dan dibuang ke Kandis,” kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto.

Setelah itu, mobil dibawa ke Medan akan tetapi karena info hilangnya mobil dan pengemudi Go-Car sudah ramai di media sosial, maka diputuskan mobil itu dibuang ke jurang untuk menghilangkan jejak, lokasinya di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Hasil identifikasi kamera pengintai di Koro-Koro mengantarkan polisi pada para tersangka.

Pada 11 November berhasil ditangkap VH dan MT di perbatasan Pekanbaru-Kampar, dan dari hasil pengembangan tim berangkat ke Simalungun Sumatera Utara untuk membekuk LP pada 14 November, serta F di Banten pada 22 November.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: