18 November 2018
Home / News / Politik / Pimpinan DPRD Riau Sebut Sesuai Tatib Harusnya Posisi Nurzaman Komisi IV

Pimpinan DPRD Riau Sebut Sesuai Tatib Harusnya Posisi Nurzaman Komisi IV

Nurzaman.

PEKANBARU (RiauNews.com) – Sudah hampir satu bulan sejak dilantik pada 27 September lalu, posisi Ir Nurzaman anggota DPRD Riau Pengganti Antar Waktu (PAW) hingga saat ini belum jelas berada di komisi berapa. Untuk sementara saat ibi ini Nurzaman yang pernah menjabat anggota DPRD Riau periode 2009-2014 ini berada di komisi III DPRD Riau.

Kondisi ini menjadi perhatian pimpinan DPRD Riau Noviwaldi Jusman dalam rapat paripurna yang digelar pada, Senin (22/10/2018) di DPRD Riau menegaskan dalam Tata Tertib anggota DPRD Riau telah diatur dikomisi mana anggota DPRD Riau hasil PAW.



“Di Tatib dijelaskan anggota DPRD Riau Pengganti Antar Waktu (PAW) duduk dikomisi yang digantikannya,” terang Deded biasa Noviwaldi Jusman dipanggil.

Jika merujuk pada Tatib tersebut harusnya Ir Nurzaman duduk di komisi IV karena yang digantikan Nurzaman, Hardianto adalah ketua komisi D atau komisi IV. Namun sebelum Nurzaman dilantik,  posisi Hardianto tersebut selaku ketua dan anggota komisi IV malah diisi oleh Husni Thamrin yang juga ketua Fraksi Gerindra Sejahtera DPRD Riau.

Menanggapi hal ini anggota fraksi Gerindra Sejahtera yang juga mantan anggota ketua DPD Partai Gerindra Riau, Marwan Yohanis mengatakan sudah jelas di Tatib DPRD Riau mengatur tentang posisi mana yang akan diisi oleh anggota DPRD Riau hasil PAW, ” Bisa pindah ke komisi lainnya dengan syarat Nurzaman harus berada di komisi IV,  setelah itu baru bisa pindah,” katanya.

Dimintai tanggapannya, Husni Thamrin enggan berkomentar, diminta waktu   untuk wawancara Husni mengaku tidak berada di DPRD Riau, “Saya lagi diluar,” jawab husni dihubungi melalui Ponsel.

Husnipun tidak melayani wawancara melalui Ponsel, ” Nantilah,” kata Husni menjawab pertanyaan terkait Tatib tersebut

Padahal berdasarkan informasi yang didapat dari anggota dan komisi IV DPRD Riau, Husni berada diruangan komisi IV yang terkunci.***(Tien)

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: