Home / Hukum & Kriminal / Pembunuh Deli Cinta Sihombing pernah dipenjara di Malaysia

Pembunuh Deli Cinta Sihombing pernah dipenjara di Malaysia

Dedi Purbianto, tersangka pembunuhan terhadap Deli Cinta Sihombing saat diperiksa di Polsek Batuaji, Batam. (Kredit: Batamtoday.com)

Batam (RiauNews.com) – Tersangka utama pembunuhan terhadap ibu muda Deli Cinta Sihombing (28), Dedi Purbianto (28) ternyata pernah mendekam di penjara Malaysia selama empat bulan.

Keterangan tersebut sebagaimana diungkap Kapolsek Batuaji, Kompol Sujoko berdasarkan pengakuan tersangka saat diinterogasi.

“Dari pengakuanya, pelaku pernah masuk penjara di Malaysia. Dia dipenjara selama empat bulan kerena menetap sebagai TKI gelap,” ujar Sujoko, Senin (25/10/2017) sebagaimana dilansir Batamtoday.com.



Seperti diberitakan sebelumnya, jajaran Kepolisian Barelang terpaksa “menghadiahkan” timah panas yang diarahkan pada kaki Dedi saat hendak ditangkap di sebuah pub di kawasan Sei Panas Batam Centre, persisnya di dekat Hotel Sidney.

Informasi dari tersangka, dia nekat melakukan pembunuhan karena kesal setelah melayani korban di atas ranjang namun tak dibayar sesuai perjanjian, atas “jasanya” sebagai seorang gigolo.

Menurut pelaku, korban harus membayar kepadanya Rp1,5 juta, namun setelah dipakai korban hanya membayar Rp200 ribu.

Deli Cinta Sihombing (Kredit: Facebook)

“Saat pelaku minta tambahnya, pelaku mengaku dimaki-maki korban. Karena sakit hati, pelaku langsung mencekik leher korban dan menekan kepala korban ke kasur. Saat kondisi korban lemas, pelaku mengikat tangan korban,” ujar Sujoko.

Sujoko menambahkan, pelaku mengaku kenal dengan korban melalui sebuah aplikasi dan mereka awal kenalan di tempat hiburan malam di kawasan Nagoya.

“Awal mereka kenalan di Nogaya. Yang di rumah korban udah yang kedua kali mereka bertemu,” ujar Sujoko.

Namun, alibi pembunuhan karena “jasa gigolo” tak dibayar sebagaimana mestinya tersebut terasa janggal. Sebab ternyata pelaku juga mengambil barang-barng berharga milik korban, seperti handphone, TV dan mobil Toyota Rush yang sempat diganti plat nomor polisinya dengan yang palsu.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: