23 Oktober 2018
Home / Spesial Riau / Kota Pekanbaru / Pekerja pembangunan tower PLN diintimidasi warga bersenjata tajam

Pekerja pembangunan tower PLN diintimidasi warga bersenjata tajam

Pekerja melakukan pembangunan menara saluran tegangan tinggi PT PLN.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Pembangunan menara yang menjadi jalur distribusi tol listrik Sumatera yang berada di Provinsi Riau, masih saja menemui kendala di lapangan.

Jika sebelumnya beberapa perusahaan enggan melepaskan lahannya untuk menjadi tapak menara, kini sekelompok orang dengan bersenjata tajam melakukan intimidasi terhadap para pekerja PT PLN.

Manajer Unit Pelaksana Konstruksi Jaringan Sumatera (UPKJS) II, PT PLN Persero Rachmat Basuki di Pekanbaru, mengatakan ada dua unit menara (tower) yang tak kunjung bisa dirampungkan pengerjaannya sejak Januari 2017. Penyebabnya pekerja merasa tidak aman akibat intimidasi, dan kondisi tidak kondusif yang akhirnya membuat mereka meninggalkan lokasi itu.

“Kondisi ini terjadi berulang kali. Baru kerja beberapa waktu kemudian diintimidasi karena status lahan sengketa tadi,” ungkapnya, Kamis (6/7/2017).

Pembangunan jaringan transmisi 150 kilo volt (KV) di Pekanbaru dikerjakan PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumatera Bagian Utara. Sengketa lahan tersebut terutama pada jalur PLTU Tenayan Raya-Perawang tepatnya di Kelurahan Kawasan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

“Selalu saja ada pihak-pihak yang mengklaim tanah tempat dibangunnya tapak tower PLN tersebut,” ujarnya.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: