23 Oktober 2018
Home / News / Nasional / Panglima TNI: Menhan pun tak berwenang terhadap saya

Panglima TNI: Menhan pun tak berwenang terhadap saya

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Jakarta (RiauNews.com) – Terkait pemutaran film G30S/PKI di satuan-satuan TNI, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengakui itu adalah keputusannya. Tujuannya adalah agar para prajurit menonton dan memetik pelajaran yang terkandung di dalamnya.

Menurutnya, hal itu tetap dilakukan karena Presiden Joko Widodo tidak melarang.

“Kalau prajurit saya itu urusan saya. Ya memang harus dipaksa. Menhan tidak punya kewenangan terhadap saya. Kendali saya hanya dari Presiden garisnya. Saya katakan tidak ada yang bisa mempengaruhi saya kecuali presiden. Itu prajurit saya kok,” ujarnya.



Dia mengatakan pemutaran itu dilakukan karena sejak 2008 sejarah G30S/PKI sudah tak dimasukkan dalam pelajaran. Gatot mengatakan pemutaran tersebut dilakukan untuk mewaspadai terulangnya peristiwa kelam tersebut.

“Sejarah kan cenderung berulang. Kalau berulang kan kasihan bangsa ini. Saya mengajak dan mengingatkan agar jangan sampai peristiwa ini terulang kembali. Orang mempersepsikan lainnya ya silakan saja. Haknya beda-beda kok nggak masalah. Saya tidak akan menanggapi itu. Yang penting saya kerjakan,” ujarnya.

Sebelum ini, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu yang juga berasal dari unsur TNI, menganggap film Pengkhianatan G30S/PKI masih layak ditonton.

Ia menganggap film tersebut menggambarkan sejarah secara akurat, dan bisa memberikan pelajaran banyak kepada masyarakat, terkait apa yang dilakukan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 1965.

“Film itu sesuai dengan kenyataan, tidak apa-apa (ditonton), pelajaran bagi kita semua, yang nonton siapa saja yang mau,” ujarnya, usai menghadiri rapat di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Jakarta Pusat, Rabu (20/7/2017) lalu.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: