16 Desember 2018
Home / News / Kesehatan / Obat ini ditarik karena mengandung unsur babi dan bukan darurat

Obat ini ditarik karena mengandung unsur babi dan bukan darurat

Dua obat yang terbukti mengandung DNA babi pada cangkang kapsulnya.

Jakarta (RiauNews.com) – Viostin DS produksi PT Pharos Indonesia dan tablet Enzyplex produksi PT Medifarma Laboratories peredarannya ditarik dari pasaran karena mengandung unsur babi.

“Kedua obat ini bukan termasuk obat untuk kondisi darurat sehingga memang tidak perlu digunakan secara darurat kalau tidak halal,” ujar dr Ari F Syam SpPD dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI RSCM yang dilansir Republika.co.id, Jumat (2/2/2018).

Dijelaskan, unsur halal-haram dalam hukum Islam secara syariat juga terkait situasi-situasi darurat, dan kedua obat tersebut dinilai tak memenuhi unsur kedaruratan tersebut.



Berdasarkan pengamatannya, selama ini, kedua produk tersebut memang sudah umum digunakan oleh masyarakat. Enzyplex yang mengandung enzim, antikembung, dan vitamin B kompleks biasanya digunakan untuk mengatasi kembuh dan gangguan pencernaan lain. Sedangkan, Viostin DS mengandung glukosamin dan khondriotin sulfat sebagai suplemen sendi.

“Banyak pasien yang merasa nyaman setelah menggunakan obat ini,” ujarnya. Namun, lanjutnya, sebenarnya masyarakat tidak perlu panik dengan ditariknya kedua produk ini karena ada obat lain di pasaran yang bisa menggantikan manfaat dari kedua suplemen tersebut.

Apalagi kalau selama ini kedua produk tersebut digunakan hanya untuk kesehatan sendi untuk Viostin DS atau kesehatan pencernaan untuk Enzyplex. “Sehingga, menyetop obat ini tidak akan membuat masalah buat kesehatan,” tambahnya.

Sejauh ini, unsur mengandung babi dalam kedua obat dan suplemen yang dinyatakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah cangkang kapsul. Penemuan DNA babi berhasil ditelusuri setelah dilakukan analisis berbasis asam nukleat.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: