23 September 2018
Home / Hukum & Kriminal / Menyamar jadi petani, Polisi bekuk kurir 19,8 kilogram sabu

Menyamar jadi petani, Polisi bekuk kurir 19,8 kilogram sabu

Sabu-sabu yang diselundupkan dari Malaysia dengan kemasan berupa teh Cina. (Kredit: Antara)

Dumai (RiauNews.com) – Apresiasi patut diberikan kepada jajaran Polda Riau yang berulang kali sukses menggagalkan upaya penyelundupan narkotika ke Tanah Air, sehingga tidak beredar di tengah-tengah masyarakat.

Pada Rabu (28/3/2018) kemarin, giliran Tim Reskrim Polsek Dumai Kota yang menyamar bak seorang petani, sukses membekuk seorang kurir sabu berinisial RN (45) dengan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 19,8 kilogram.

Kapolres Dumai Ajun Kombespol Restika P Nainggolan di Dumai, Kamis (29/3), mengatakan, paket sabu tersebut dikemas dengan bungkusan teh Cina yang berasal dari Malaysia, yang rencananya akan dibawa pelaku ke Medan, Sumatera Utara.

“Tersangka baru menjemput barang ini di tengah laut dan tim yang menyamar di lapangan berhasil menangkap dan menyita sabu dengan berat kotor 19,8 kilogram,” ucap Kapolres.

Seperti yang dikutip Republika dari Antara, Kombes Restika menjelaskan, bahwa dalam penangkapan RN –yang merupakan warga Dumai dan beralamat di Jalan Sejahtera Kecamatan Dumai Timur ini– sebenarnya tidak seorang diri, namun satu orang berhasil kabur.

“Satu orang diduga pemesan barang untuk dibawa ke Medan kabur dari polisi, namun kita akan segera mengejar dengan memintai keterangan tersangka,” sebutnya.

Barang bukti lain diamankan polisi, satu tas koper, tas sandang, kardus dan dua telepon genggam, dan tersangka mengaku diupah Rp20 juta tiap paket sabu tersebut.

“Tersangka akan dijerat dengan hukuman maksimal mati, dan kita usulkan tim Polsek mendapatkan reward dari pimpinan karena mengungkap peredaran narkoba secara manual,” demikian Kapolres AKPB Restika PN. ***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: