Home / Hukum & Kriminal / Lagi, mucikari online dibekuk

Lagi, mucikari online dibekuk

Sejumlah foto wanita yang jadi “jualan” mucikari secara online.

Surabaya (RiauNews.com) – Menjajakan wanita penghibur secara online tampaknya sedang menjadi “tren” di Surabaya. Setelah lokalisasi Doli di tutup beberapa tahun lalu, kini Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya, Jawa Timur, kerap mengungkap “jual-beli” prostitusi melalui media sosial.

Terbaru, seorang mucikari berinisial PP, pria 36 tahun, dibekuk di sebuah hotel di Kota Pahlawan tersebut.

“Pelaku berinisial PP, kami sergap saat sedang menunggu seorang wanita yang dijualnya di Hotel Bali Surabaya,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Leonard Sinambela kepada wartawan di Surabaya, Jumat (27/10/2017).



Penangkapan terhadap proa yang tinggal di Jalan Tambak Laban Surabaya itu menindaklanjuti penggerebekan di kamar hotel tempat wanita yang dijualnya sedang melayani pria hidung belang.

“Sekaligus kami amankan barang bukti uang tunai Rp300 ribu hasil transaksi prostitusi dan sebuah telepon seluler yang biasa digunakan untuk menjalankan bisnisnya,” katanya.

Saat disidik polisi, PP mengaku baru menjalankan bisnisnya selama tiga bulan terakhir.

Diperoleh informasi mucikari ini memiliki 10 wanita yang ditawarkan melalui media sosial Facebook. Usia wanita yang ditawarkan beragam, namun berkisar 20-an tahun.

“Dia membuat beberapa akun grup facebook. Kalau ada yang berminat, selanjutnya transaksi berlanjut melalui WhatsApp,” ujar Leonard, menjelaskan.

Wanita-wanita yang ditawarkan dibandrol beragam, mulai Rp250 ribu hingga Rp300 ribu sekali kencan, di luar biaya booking hotel. Dari harga tersebut PP mengambil fee separuhnya.

Atas perbuatannya tersebut, polisi menjeratnya dengan pasal 2 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan pidana maksimal 15 tahun penjara.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: