17 Agustus 2018
Home / Spesial Riau / Kota Pekanbaru / Lagi, bentrok antara taksi konvensional dan ojek online di Pekanbaru

Lagi, bentrok antara taksi konvensional dan ojek online di Pekanbaru

Bentrok pengemudi ojek online dengan pengendara taksi konvensional kerap terjadi di sejumlah kota besar.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Bentrokan kembali terjadi antara pengemudi taksi konvensional dengan pengendara ojek online, GoJek di Simpang Mal SKA, Pekanbaru pada Ahad (20/8/2017) malam.

Peristiwa yang terjadi di waktu maghrib ini kontan saja membuat macet persimpangan yang selalu ramai tersebut. Polisi yang ada di pos di persimpangan SKA tak mampu berbuat banyak, karena pengemudi ojek yang melampiaskan amarahnya dengan memukul kaca taksi hingga pecah jumlahnya ratusan.

Setidaknya ada lima taksi yang kacanya pecah karena dipukul dengan helm dan alat lainnya.

Seorang sopir taksi yang jadi korban amukan berhasil diamankan di pos polisi persimpangan tersebut. Terlihat dia mengalami luka dan darahnya keluar di sekitar wajah yang akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait asal muasal keributan tersebut. Akan tetapi sekitar pukul 19.30 WIB suasana sudah tidak memanas lagi dan polisi berjaga di lokasi, sedangkan para pengendara Gojek membubarkan diri dengan berkonvoi.

Berdasarkan pembicaraan masyarakat, diduga awalnya ada pengendara Gojek yang diamuk oleh para sopir taksi konvensional. Setelah itulah ramai-ramai datang pengemudi Gojek dan melampiaskan amarahnya dan beberapa sopir taksi lari meninggalkan mobilnya.

Persoalan lainnya juga diduga karena aksi sweeping yang dilakukan oleh pengendara taksi konvensional. Ditambah lagi adanya spanduk di Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bahwa transportasi berbasis aplikasi dilarang beroperasi di kota bertuah tersebut.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: