17 Agustus 2018
Home / Spesial Riau / Kota Pekanbaru / Kontaminasi di penggilingan, Bakso Mekar kembali dibuka

Kontaminasi di penggilingan, Bakso Mekar kembali dibuka

Semangkuk bakso.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Warung Bakso Mekar yang sempat beberapa hari tutup karena terindikasi tercampur dengan daging babi, kini sudah kembali dibuka untuk umum. Ini tak lepas dari temuan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, bahwa kesalahan bukan terletak pada pihak warung, melainkan pada penggilingan.

“Kemungkinan di penggilingan yang berada di Pasar Cik Puan tidak memisahkan yang untuk daging babi dengan daging lainnya, sehingga daging yang dipakai untuk bakso terkontaminasi,” kata Mas Ibra Sulaiman selaku Kabid Perdagangan Disperindang Kota Pekanbaru.

Disebutkannya, memang penggilangan yang terdapat di pasar tersebut belum memiliki Tanda Daftar Industri (TDI), sehingga luput dari pengawasan pihaknya.

“Kita hanya bisa melakukan pemeriksaan jika usaha sudah memiliki TDI,” sebutnya.

Pembukaan kembali bakso Mekar yang beralamat di Jalan KH Ahmad Dahlan ini setelah Dinas Kesehatan mencabut sanksi bernomor 443.5/Dinkes-PL/40 yang dikeluarkan tanggal 29 Agustus 2017.

Adapun yang menjadi pertimbangan pencabutan adalah, pertama, hasil inspeksi sanitasi kesehatan di lingkungan Bakso Mekar memenuhi syarat higienis sanitasi. Kedua, pihak Bakso Mekar bersedia memperpanjang izin laik higienis sanitasi.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: