23 Januari 2018
Home / Hukum & Kriminal / Ini alasan Ahok cabut banding

Ini alasan Ahok cabut banding

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Jakarta (RiauNews.com) – Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dipastikan telah mencabut permohonan banding atas vonis dua tahun penjara Pengadilan Negeri Jakarta Utara dalam perkara penistaan agama.

Istrinya, Veronica Tan, dalam konferensi pers yang didampingi tim pengacara Ahok mengungkapkan alasan pencabutan permohonan banding tersebut

“Seperti yang sudah disebutkan pengacara, dan juga dari keluarga, kami tahu dalam arti, biar Bapak jalankan ini saja karena untuk kepentingan semua, bersama,” kata Veronica dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (23/5/2017).

Istri Basuki Tjahaja Purnama, Veronica Tan, memperlihatkan surat yang ditulis suaminya. (Kredit Foto: Antara)

“Dalam arti, kami tidak akan memperpanjang lagi, kami akan menjalankan apa yang diputuskan saja,” sambungnya.

Selanjutnya, tanpa penjelasan lebih rinci, Veronica mengatakan pihak keluarga akan terus memberikan dukungan kepada Ahok.

“Untuk selanjutnya apa yang kami akan lakukan, yah kami dengan anak-anak dan keluarga, kami akan mencoba mendukung bapak menjalankan hukuman ini,” kata dia.

“Dari pertama sejak bapak menjabat sebagai gubernur, sampai menjadi tersangka hingga proses hari ini, kami sekeluarga sudah merasa cukup,” demikian Veronica.

Sementara itu, kuasa hukum Ahok, I Wayan Sudirta, dalam kesempatan yang sama, mengatakan kliennya itu memang mengalah untuk kepentingan umum.

“Ahok suka mengalah untuk hal-hal yang memang untuk kepentingan umum, bukan kalah. Dia sering mengalah, dijadikan tersangka. Tetapi jangan dikatakan Ahok kalah,” kata Wayan.

Ia mengatakan keputusan ini diambil setelah keluarga berdiskusi dengan tim pengacara. Menurut dia, keluarga Ahok menilai keputusan itu sebagai pilihan terbaik dari yang terburuk.

Pencabutan banding dilakukan satu hari menjelang masa kedaluwarsa 14 hari yang diberikan majelis hakim saat mengetuk vonis persidangan di tingkat pertama, demikian Antara.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: