21 September 2018
Home / Spesial Riau / Indragiri Hilir / Harimau mengganas, Kapolres Inhil imbau warga lebih waspada

Harimau mengganas, Kapolres Inhil imbau warga lebih waspada

Kapolres Inhil AKBP Christian Rony.

Tembilahan (RiauNews.com) – Tewasnya dua orang warga di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dalam rentang waktu dua bulan karena terkaman harimau, membuat suasana di kabupaten tersebut, khususnya Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran, terasa mencekam.

Terkait hal ini, Kapolres Inhil AKBP Christian Rony, menghimbau warga yang bermukim di sekitar tempat kejadian terakhir warga yang tewas diterkam si raja hutan, yakni di RT 038 Sinar Danau, Dusun Simpang Kanan, Desa Tanjung Simpang agar lebih hati-hati dan waspada menjelang dilakukan operasi pengembalian harimau tersebut ke habitatnya.

“Saya dan Plt Bupati Inhil telah berkoordinasi, guna membahas langkah-langkah yang akan diambil dalam hal pengembalian harimau itu ke habitatnya,” ucap Kapolres, Senin (12/3/2018).

Sebagai langkah pertama, Rony telah memberikan instruksi kepada Kapolsek Pelangiran dan pihak terkait di Kecamatan Pelangiran, membahas operasi pengusiran atau jika perlu menangkap harimau tersebut hidup hidup.

Kapolres juga menghimbau warga kalau keluar rumah diusahakan agar selalu berombongan, sebab biasanya harimau belum mau meninggalkan suatu wilayah jika belum dapat memakan mangsa.

Diberitakan sebelumnya, seorang pekerja bangunan warga Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan, yang bernama Yusri Efendi (34), tewas diterkam harimau saat hendak pulang sehabis mengerjakan bangunan rumah walet milik warga di Dusun Sinar Danau, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu (10/3/2018) malam sekira pukul 19.00 WIB.

Sementara pada Januari 2018 lalu, seorang warga bernama Jumiati juga meninggal dunia karena diserang harimau. Perempuan berusia 33 tahun itu diserang raja hutan saat sedang melakukan perawatan sawit di tempat ia bekerja, PT Tabung Haji Indo Plantantion (THIP).***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: