25 Februari 2018
Home / Hukum & Kriminal / Gubernur Jambi Zumi Zola jadi tersangka suap

Gubernur Jambi Zumi Zola jadi tersangka suap

Gubernur Jambi Zumi Zola jadi tersangka. (Kredit: Koran Sindo)

Jakarta (RiauNews.com) – Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli, akhirnya ikut terseret kasus dugaan suap menerima janji atau hadiah terkait proyek di Dinas PUPR Jambi 2014-2017, yang terbongkar setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan pada 28 November 2018 lalu terhadap sejumlah pejabat dan Ketua DPRD jambi.

Lembaga anti rasuah ini akhirnya mengumumkan penetapan tersangka terhadap Zumi Zola, seperti yang diumumkan langsung oleh Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan.



“Setelah KPK melakukan pengumpulan informasi penyelidikan dan penyidikan, KPK telah menemukan bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka baru. Dua tersangka baru yaitu Gubernur Jambi 2016-2021 ZZ dan Kadis PUPR Provinsi Jambi ARN,” ujar Basaria di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (2/2/2018).

Basaria mengatakan, tim penyidik KPK telah melakukan penggeledahan sejak Rabu, 31 Januari 2018 sampai Kamis, 1 Februari 2018 dinihari di rumah dinas Gubernur Jambi dan rumah salah satu saksi.

“Telah ditemukan sejumlah uang rupiah dan dolar. Jumlahnya belum bisa disampaikan karena masih dilalukan penghitungan,” kata Basaria.

Diketahui, rumah dinas Gubernur Jambi Zumi Zola tengah digeledah oleh penyidik KPK untuk mencari bukti sebagai bahan penetapan tersangka lain di kasus dugaan suap uang ketok palu APBD Provinsi Jambi.

Selain itu, KPK sebelumnya juga telah menggeledah di empat lokasi di Jambi, yaitu di kantor ruang kerja Zumi Zola, di kantor PUPR Provinsi Jambi, rumah tersangka Plt Sekda Pemprov Jambi Erwan Malik serta rumah tersangka Plt Kadis PUPR Arfan.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Di antaranya anggota DPRD Jambi Supriono, Plt Sekda Pemprov Jambi Erwan Malik, Plt Kadis PU Arfan, dan Asisten Daerah III Pemprov Jambi Saifudin.

KPK menduga ada uang ketok palu untuk memuluskan pengesahan APBD 2018. KPK juga telah berhasil mengamankan sejumlah uang dalam operasi tangkap tangan (OTT) dengan total Rp6 miliar.*** (iNews)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: