Home / Spesial Riau / Indragiri Hilir / Dua speedboat tabrakan di Inhil, satu nahkoda hilang

Dua speedboat tabrakan di Inhil, satu nahkoda hilang

Petugas dari tim SAR mengevakuasi korban kapal yang tenggelam di perairan Indragiri Hilir. (Kredit: Antara)

Tembilahan (RiauNews.com) – Seorang dinyatakan setelah dua kapal motor cepat (speed boat) bertabrakan di perairan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau, pada Sabtu (24/3/2018).

Korban yang masih hilang tersebut bernama Syahrul (30), yang tak lain merupakan nahkoda dari salah satu speedboat tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Inhil, Yuspik, mengungkapkan, seluruh penumpang yang selamat sudah berhasil dievakuasi.



“Korban selamat telah dievakuasi, korban yang belum ditemukan dan masih dicari. Sementara ini, kita menemukan mesin speed boat berkekuatan 40 PK terlepas dari kerangka dan tercebur ke sungai,” ujar Yuspik.

Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony, melalui Kasat Polairud, AKP H Awaluddin Dalimunthe kepada wartawan menjelaskan, tabrakan tersebut terjadi antara speed boat Berkat Ilahi (BI) dengan mesin 250 PK dengan kapal speed boat Sulis Winda (SW) dengan mesin hanya 40 PK.

“Kapal BI membawa enam penumpang sedangkan kapal SW membawa satu penumpang. Akibat tabrakan itu nakhoda SW atas nama Sahrul (30) hilang sejak kemarin hingga pagi ini belum diketemukan. Sedangkan selebihnya selamat,” kata Awaluddin, Ahad (25/3).

Tabrakan ini berawal dari kapal SW yang akan mendahului kapal BI. Saat berada di posisi depan usai memotong, kapal SW kembali memutar haluan ke arah kiri.

“Karena jarak keduanya sudah terlalu dekat, kapal SW tertabrak kapal HI yang bobot kecepatan mesinnya lebih besar,” kata Awaluddin.

Kapal SW yang tertabrak langsung terbalik di perairan. Satu penumpangnya bisa diselamatkan awak kapal HI. Namun nakhodanya hilang usai tabrakan.

“Kapal HI lantas meminta pertolongan ke pihak kepolisian untuk membantu mencari nakhoda kapal yang tidak kelihatan lagi di lokasi tabrakan,” kata Awaluddin.

Atas laporan tersebut, kata Awaluddin, tim SAR pun segera tiba di lokasi. Tim terdiri Polair, BPBD dan warga setempat mencoba untuk mencari korban hilang.

“Belum diketamukan. Tim SAR hari ini kembali mencari korban,” tutup Awaluddin.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: