19 November 2018
Home / News / Politik / Digaji rakyat, anggota DPRD Riau malas ikut rapat

Digaji rakyat, anggota DPRD Riau malas ikut rapat

Sidang paripurna di DPRD Riau batal dilaksanakan karena anggota yang hadir tidak memenuhi kuorum.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Entah karena sibuk dengan urusan jelang pemilihan kepala daerah, atau sibuk dengan bisnis masing-masing, namun yang jelas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau terlihat malas mengikuti rapat yang sudah menjadi tugasnya dan amanat dari rakyat yang dipilihnya.

Akibatnya, sidang paripurna yang dijadwalkan berisi tiga agenda pada Senin (2/4/2018) kemarin, batal dilaksanakan karena yang hadir tidak kuorum.



Kemalasan para legislator ini mendapat sorotan dari Badan Kehormatan (DPRD) DPRD Riau, padahal sudah berulang kali diingatkan.

“Padahal kami (BK) selalu mengingatkan anggota Dewan untuk disiplin dalam menjalankan tugas-tugas kedewanannya (termasuk menghadiri paripurna),” kata Ketua BK DPRD Riau Ilyas HU di Pekanbaru, Selasa (3/4).

Untuk diketahui, pada rapat Senin (2/4) kemarin rapat paripurna dengan tiga agenda, urung digelar karena kuorum rapat tidak terpenuhi, dan diundur hingga Kamis (5/4) mendatang.

Adapun agenda paripurna yang urung dilakukan pada Senin lalu, dengan agenda Penyampaian Rekomendasi BP2D terhadap Raperda tentang Susunan Kelembagaan, Pengisian Jabatan dan Masa Jabatan Kepala Desa Adat.

Selanjutnya, Penyampaian Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Riau TA 2017 sekaligus Pembentukan Pansus.

Serta, Penyampaian Raperda tentang Susunan Kelembagaan, Pengisian Jabatan dan Masa Jabatan Kepala Desa Adat oleh Kepala Daerah.

Politisi NasDem Riau ini mengatakan, kehadiran anggota Dewan dalam rapat paripurna telah diatur dalam tata tertib DPRD Riau.

“Sesuai peraturan, tatib. Paripurna untuk tidak mengambil keputusan harus dihadiri 50 persen tambah satu, atau sekitar 33 orang. Kalau untuk mengambil keputusan, perda dan sebagainya itu harus dua pertiga dari total anggota atau sekitar 40 orang lebih,” ungkapnya.

Meski, Pihaknya telah menyampaikan kepada Pimpinan Dewan, Ketua Fraksi, dan Ketua Komisi untuk diteruskan kepada Anggota Dewan. Masih saja ada anggota Dewan yang tidak hadir mengikuti rapat paripurna.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: