17 Agustus 2018
Home / News / Internasional / Datuk Zulkefli : Media Indonesia – Malaysia harus mampu menciptakakan kemesraan kedua negara

Datuk Zulkefli : Media Indonesia – Malaysia harus mampu menciptakakan kemesraan kedua negara

Ketua PWI Riau H Zulmnsyah Sekedang saat menyerahkan cindera mata kepada Pengerusi Pertubuhan Bernama, Datuk Seri Azman Ujang

 

Kuala Lumpur (RiauNews.com) – Media hendaknya mampu menjadi penengah untuk menjaga kerukunan antar negara sehingga tetap harmonis. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menerbitkan berita- berita positif, bukan sebaliknya. Demikian disampaikan Pengurus Besar Kantor Berita Nasional Malaysia (Bernama), Datuk Zulkefli Salleh, dalam sambutannya saat menerima rombongan Muhibah Jurnalistik Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau, Kamis (12/10/2017).

Menurut Zulkefli, peran media sangat tinggi untuk menciptakan kerukunan bernegara, terutama negara- negara serumpun seperti Indonesia – Malaysia. Bila tercapai, yang akan terasa pertama sekali adalah penguatan pada sektor ekonomi kedua negara.

Zulkefli yang pernah bertugas sebagai pewarta di Indonesia, mengungkapkan Indonesia dan Malaysia kerap diterpa isu yang membuat kedua negara ini bertikai, padahal keduanya adalah kakak adik dan bahkan satu rumpun.



”Peran media sangat penting untuk menjaga ini. Media harus bisa menjadi pemersatu kedua bangsa. Jika dua negara ini bersama, maka akan bisa memperkuat ekonomi keduanya,” ujarnya.

Kata Zulkefli lagi, satu hal yang yang membuat ia tersentuh, sejak berdirinya Kantor Bernama, kunjungan PWI Riau merupakan yang terbesar sepanjang sejarah.

Rombongan Muhibah Jurnalistik yang dipimpin langsung Keua PWI Riau, Zulmansyah Sekedang, disambut hangat oleh petinggi Bernama, diantaranya Pengerusi Bernama, Datuk Seri Azman Ujang, Ketua Pengarang Bernama, Datuk Zakaria Abdul Wahab, Pengurus Besar Bernama, Datuk Zulkefli Salleh, Ketua Pengarang Perkhidmatan Berita Ekonomi, Nor Faridah Abdul Rashid dan Timbalan Ketua Pengarang Perkhidmatan Berita Antarabangsa, Ahmad Zukiman Zain.

Rombongan Muhibah Jurnalistik PWI Riau foto bersama Petinggi Pertubuhan Berita Nasional Malaysia (Bernama)

 

Zulmansyah Sekedang saat memberikan sambutan menyebutkan bahwa selain ingin menjalin silaturrahmi antar wartawan dan media, Muhibah Jurnalistik ke Malaysia juga untuk mempromosikan Riau yang dicanangkan akan menjadi Pusat Kebudayaan Melayu dunia pada tahun 2020 mendatang.

“Makanya kami yang hadir sebanyak 41 orang ini menggunakan Tanjak (pentup kepala kebesaran yang digunakan kaum pria Melayu). Hal tersebut dikarenakan Pemerintah Provinsi Riau telah mencanangkan visi Riau 2020 sebagai Pusat Kebudayaan Melayu dunia,” ungkap Zulmansyah.

Khusus Tanjak yang dikenakan rombongan, lanjut Zulmansyah, adalah Tanjak khas Bumi Melayu Riau, yakni berasal dari Negeri Istana, Kabupaten Siak Sri Indrapura, yang digegas langsung oleh Bupati Siak H Syamsuar sebagai upaya untuk mempromosikan wisata Riau dengan slogan Riau The Homeland of Melayu.

Zulmansyah berharap dengan ajang silaturahmi ini, dapat menjalin hubungan antar media kedua negara dan membawa manfaat bagi promosi daerah.*** (Pepen)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: