18 Agustus 2018
Home / Hukum & Kriminal / Bayi yang dimutilasi ternyata sudah meninggal dalam kandungan

Bayi yang dimutilasi ternyata sudah meninggal dalam kandungan

(ilustrasi)

Jakarta (RiauNews.com) – Hasil autopsi dari Rumah Sakit Ciptomangunkusumo terhadap bayi yang dimutilasi Juni (19) –yang tak lain ibu kandungnya, dan kemudian dibuang ke kloset, ternyata sudah meninggal sejak dalam kandungan.

Hal ini disampaikan Kepala Kepolisian Sektor Metro Kelapa Gading Komisaris Polisi Arif Fazlurrahman, kepada sejumlah awak media di Mapolsek Kelapa Gading, Sabtu (23/9/2017).

“Hasil autopsi yang kami terima dari dokter bayi memang sudah terlebih dahulu meninggal dalam kandungan sesaat sebelum melahirkan,” kata Arif kepada Suara.com, Sabtu (23/9/2017).



Menurut keterangan dari dokter, Juni mencoba menggugurkan janin dalam kandungannya karena memang usia si jabang bayi belum cukup, yakni baru tujuh bulan.

“Iya betul (mencoba menggugurkan). Perhitungan dari dokter, bayi ini tujuh bulan istilahnya prematur. Sehingga belum siap dilahirkan, belum bisa bertahan hidup dia,” ujar Arif.

Sementara itu, motif tersangka memutilasi bayinya, imbuh Arif, adalah lantaran malu memiliki anak di luar pernikahan. Juni diduga hamil dari hubungan gelap dengan kekasihnya.

Polisi juga masih menyelusuri pacar Juni, yang diduga berada di daerah Jawa Tengah.

Seperti diketahui, bayi tersebut lahir pada Sabtu (16/9/2017), sekitar pukul 22.00 WIB di rumah majikannya di Perumahan The Gading Residence, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sehari kemudian, bayi dibuang ke loteng rumah kosong sebelah rumah majikannya. Keesokan harinya, bayi yang dibuang diketahui seorang pekerja proyek. Ketika saksi melaporkan ke warga dan polisi, Juni mengambil kembali bayi tersebut dan memotong tubuh bayi menjadi delapan bagian dan dimasukan ke dalam lubang kloset.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: