Home / News / Politik / Bawaslu ingatkan politik uang berkedok bantuan keagamaan

Bawaslu ingatkan politik uang berkedok bantuan keagamaan

Ketua Bawaslu RI Abhan (empat dari kanan) saat menghadiri kegiatan jelajah pengawasan coklit di Pekanbaru. (Kredit: Antara)

Pekanbaru (RiauNews.com) – Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2018, yang di Provinsi Riau akan dilakukan pemilihan gubernur periode 2018-2023, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI turun ke daerah-daerah mengingatkan para Panitia Pengawas Pemilu tentang politik uang.

Seperti yang dilakukan Ketua Bawaslu RI Abhan, yang hari ini, Ahad (11/2/2018), berada di Pekanbaru, meminta Panwaslu kabupaten/kota hingga kelurahan untuk mengawasi politik uang berkedok bantuan dan kegiatan keagamaan selama masa kampanye Pilkada 2018.



“Terutama selama Ramadhan nanti, karena kegiatan keagamaan ini rawan disisipi dengan agenda politik,” kata Abhan saat membuka kegiatan jelajah pengawasan pencocokan dan penelitian (coklit) di lapangan depan Masjid Nurul Jannah, Jalan Cipta Karya, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Abhan menjelaskan semua Panwas harus jeli karena Parpol dan Balon akan membungkus kegiatan keagamaan sedemikian rupa dengan berkedok bantuan.

“Yang perlu diawasi itu, jangan sampai terjadi politik uang,” ujarnya.

Abhan mengatakan petugas pengawas pemilu/pilkada harus menyiapkan strategi khusus untuk mengawasi kampanye dalam kegiatan keagamaan.

“Di sini, pengawas harus ada di setiap tahapan sesuai tupoksi (tugas pokok dan fungsi),” ucapnya di hadapan ratusan Panwaslu kecamatan dan Pamwaslu kelurahan se-Kota Pekanbaru yang hadir pada kegiatan itu.

Ia mengatakan dalam melaksanakan seluruh tahapan rangkaian Pilkada serentak 2018 di Provinsi Riau, pengawasan tidak hanya di awal tahapan saja. Tetapi sampai penghitungan akhir.

“Perlu diwaspadai itu ketika masa kampanye, ada dua moment kegamaan yakni bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Kampanye kegiatan kegamaan ini rawan ditunggangi dengan namanya politik uang,” tegas Abhan lagi.*** (Antara)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: