22 September 2018
Home / News / Nasional / Baru dua tahun, jembatan Rp17 miliar ambruk

Baru dua tahun, jembatan Rp17 miliar ambruk

Perahu dari BNPB untuk membantu warga menyeberangi sungai karena jembatan Tanipah ambruk. (Kredit Foto: BNPB)

Banjarmasin (RiauNews.com) – Tepat di hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (17/8/2017), sebuah jembatan yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, ambruk.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Kuala, Ardiansyah, mengatakan, jembatan yang baru saja dibangun pada 2015 lalu dengan dana APBD Rp17 miliar itu, ambruk sekitar pukul 11.20 WITA.

“Jembatan Tanipah ambruk bukan karena bencana alam, namun tiang pancang utama amblas ke dalam sungai sehingga membuat bagian tengah lantai jembatan roboh,” kata Arsidansyah dalam keterangan pers.

Jembatan sepanjang 100 meter itu menghubungkan dua desa, yakni Desa Bangkit Baru dan Desa Tanipah.

Menurut dia, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Untuk membantu aktivitas masyarakat antar-desa, BPBD Kabupaten Barito Kuala menurunkan empat perahu polietilena.

“Waktu jembatan ambruk tidak ada korban jiwa karena pada saat itu tidak ada yang melintas. Untuk menolong masyarakat, terutama anak sekolah yang ingin menyeberang sungai, BPBD menurunkan perahu polietilena sebanyak 4 buah,” sebutnya.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: