Home / News / Nasional / Asyik, sekarang PNS laki-laki juga berhak cuti melahirkan

Asyik, sekarang PNS laki-laki juga berhak cuti melahirkan


Jakarta (RiauNews.com) – Jika sebelumnya cuti melahirkan hanya diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) wanita, namun sekarang “fasilitas” tersebut juga bisa dinikmati para PNS laki-laki.

Hal ini setelah Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengeluarkan kebijakan melalui Peraturan Kepala BKN Nomor 24 Tahun 2017 tentang cara Pemberian Cuti PNS, dimana para pegawai pria juga diberikan izin cuti melahirkan.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Media dan Antar Lembaga Biro Humas BKN Diah Eka Palupi mengatakan alasan kenapa pemerintah mengeluarkan kebijakan tersebut adalah karena untuk memberikan rasa keadilan bagi Pegawai negara. Selain itu, menurutnya kebijakan ini dikeluarkan untuk mengakomodir pegawai pria yang istrinya akan melahirkan.



Karena menurutnya, dalam kondisi akan melahirkan seorang wanita sangat membutuhkan dukungan moril seorang pria. Sehingga sudah sepantasnya pegawai pria diberikan izin cuti melahirkan untuk menemani istrinya.

“Iya dong, masa istrinya doang yang berjuang sendirian. Jadi ini (cuti melahirkan) biar pegawai pria bisa nemenin istrinya melahirkan,” ujarnya sebagaimana dilansir Okezone, Jumat (18/1/2018).

Sebagai informasi, alasan pengajuan CAP pada huruf E poin (3) juga diperuntukkan bagi PNS yang ditempatkan pada perwakilan Republik Indonesia yang rawan dan/ atau berbahaya guna memulihkan kondisi kejiwaan PNS yang bersangkutan.

Aturan cuti terbaru ini juga memberikan kesempatan bagi PNS yang menjalani program untuk mendapatkan keturunan dapat mengajukan cuti di luar tanggungan negara sebagai alasan pribadi dan mendesak yang tertuang dalam huruf G poin (2).

Selain mengakomodir ketiga kebutuhan pribadi dan mendesak tersebut, kebijakan cuti PNS dalam Perka BKN ini menetapkan aturan cuti bersama yang tidak tertuang dalam regulasi sebelumnya.

Pada huruf F poin (2) dan (3) dijelaskan bahwa cuti bersama tidak mengurangi hak cuti tahunan dan bagi PNS yang karena jabatannya tidak diberikan hak atas cuti bersama, hak cuti tahunannya ditambah sesuai dengan jumlah cuti bersama yang tidak diberikan.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: