21 September 2018
Home / Spesial Riau / Andi Rachman absen diparipurna DPRD Riau tentang pengesahaan RAPBD 2018, dewan kecewa

Andi Rachman absen diparipurna DPRD Riau tentang pengesahaan RAPBD 2018, dewan kecewa

Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim mewakili Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman memaraf berita acara persetujuan APBD Provinsi Riau 2018. (Kredit: Gusti Ditien Champa/Riaunews.com)

Pekanbaru (RiauNews.com) – Ketidakhadiran Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman pada sidang paripurna DPRD Riau tentang pengesahaan RAPBD Riau tahun 2018, pada Rabu (29/11/17) malam membuat anggota DPRD Riau M Adil kecewa.

Kekecewaan Adil ditumpahkan saat pimpinan sidang paripurna DPRD Riau Sunaryo membuka sidang. ” Interupsi ketua, saya minta sidang ini ditunda dulu sampai Gubernur Riau Andi Rahman hadir dalam ruang sidang ini,” kata Adil.

Politisi Hanura ini menegaskan kehadiran Andi dalam sidang pengesahaan RAPBD Provinsi Riau sangat penting karena ini menyangkut program kerja Gubernur Riau setahun kedepan.

” Bagaimana mau serius menjalani anggaran hadir saja tak mau. Apa ada acara lebih penting lagi daripada acara pengesahaan RAPBD Provinsi Riau ini, ” tegas Adil.

Akibat Gubri tak datang tambah Adil kepala Organisasi Perangkat Daerah juga banyak yang tidak datang dirapat paripurna DPRD Riau.

“Gubri tak datang, kepala OPD juga tak datang, malam ini kita butuh kehadiran mereka karena akan ketuk palu. APBD ini untuk kemaslahatan umat. Kita sudah sajikan apa yang diminta Pemprov Riau, tapi dia tidak datang, jadi saya minta paripurna ini ditunda, ” ujar Adil lagi.

Namun Sunaryo tidak mengabulkan permintaan Adil dia berkesimpulan apa yang disampaikan Adil bukan permintaan namun hanya bentuk masukkan yang akan disampaikan kepada Gubernur Riau.

“Ini masukkan kita akan sampaikan kepada Gubernur Riau, disini ada saudara Wagub yang mewakili Gubernur, juga ada Sekda,” kata Sunaryo.

Namun jawaban Naryo tidak membuat Adil puas, ia tetap teguh dengan permintaannya untuk menunda sidang sampai Gubernur Riau datang.

Kondisi membuat sidang paripurna menjadi gaduh dan mendapat respon pro kontra dari anggota DPRD Riau yang hadir dalam sidang tersebut.

Namun akhirnya Naryo tidak menggubris permintaan Adil dan meminta jubir Banggar untuk membacakan hasil kerja Banggar terkait RAPBD 2018. *** (Tien)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: