19 Agustus 2018
Home / Spesial Riau / Andalkan pendapatan dari pajak BBM, Pemprov Riau naikkan target PAD 2018

Andalkan pendapatan dari pajak BBM, Pemprov Riau naikkan target PAD 2018

Pekanbaru (RiauNews.com) – Meski target pendapatan asli daerah (PAD) pada 2017 tak mencapai target, namun Pemerintah Provinsi Riau tetap mengerek target PAD pada tahun ini hingga Rp200 miliar. Ini membuat para aparat di lingkungan Pemprov Riau harus bekerja ekstra keras, agar bisa mengumpulkan pundi-pundi pendapatan daerah yang menjadi Rp3,2 triliun.

Menurut Kepala Bidang Pajak Daerah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau Ispan S. Syahputra, pendapatan terbesar diproyeksikan berasal dari pajak kendaraan bermotor dan pajak bea balik nama kendaraan. Sementara itu, pemasukan lainnya berasal dari pajak bahan bakar minyak kendaraan bermotor (BBM-KB) yang ditargetkan Rp820 miliar.



“Target PAD naik sekitar Rp200 miliar dibandingkan tahun 2017,” katanya sebagaimana dilansir laman Antara, Jumat (2/2/2017).

Dijelaskan Ispan, pencapaian PAD Riau secara keseluruhan pada 2017 mencapai Rp2,7 triliun, berarti yang artinya tidak mencapai target yang dipatok Rp3 triliun. Meski begitu, penerimaan pajak BBM-KB mengalami peningkatan karena mencapai Rp700 miliar, salah satunya karena volume penjualan BBM nonsubsidi Pertalite yang meningkat.

Dan, tampaknya Pemprov Riau “mabuk” dengan meningkatnya pendapatan dari pajak BBM, ini terlihat dari dinaikkannya pajak terhadap BBM yang memiliki RON 90 tersebut sehingga harga pertalite di Riau menjadi termahal di Indonesia.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: