13 Desember 2018
Home / News / Politik / Aher dan Mardani Siap Bantu Djoko Santoso Menangkan Prabowo-Sandi

Aher dan Mardani Siap Bantu Djoko Santoso Menangkan Prabowo-Sandi

Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman (kelima kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (keempat kanan), Sekjen PKS Mustafa Kamal (ketiga kanan), politikus Rachmawati Soekarnoputri (ketiga kiri), dan mantan panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso (keempat kiri)

 

JAKARTA (RiauNews.com)- Direktur Pencapresan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suhud Aliyudin mengatakan, Ahmad Heryawan (Aher) dan Mardani Ali Sera siap membantu Djoko Santoso untuk memenangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. PKS mendukung usulan Prabowo untuk menjadikan mantan panglima TNI itu sebagai ketua tim pemenangan.

“Sebelumnya, kami usulkan Pak Ahmad Heryawan atau Pak Mardani (sebagai ketua tim pemenangan). Akan tetapi, karena sudah dipilih Pak Djoko Santoso, maka keduanya (Aher dan Mardani) siap membantu,” ujar Suhud saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (16/8/18).

Suhud menambahkan, PKS tidak mempersoalkan usulan Prabowo terkait ketua tim pemenangan karena Djoko memang cocok menempati posisi tersebut. Ia menilai, Djoko memiliki dua kriteria, yakni kedekatan dengan Prabowo dan sosok militer berprestasi.

Ia pun menilai dua hal tersebut juga yang menjadi dasar Prabowo menunjuk Djoko. “Saya kira karena Pak Prabowo memandang beliau (Djoko Santoso) mempunyai kapasitas untuk memimpin tim pemenangan,” kata Suhud.

Usulan kandidat ketua tim pemenangan Prabowo-Sandiaga bukan hanya datang dari PKS dan Prabowo.¬†Sandiaga juga mengusulkan nama Rizal Ramli. Sandiaga beralasan, Rizal Ramli memiliki kapabilitas dalam bidang ekonomi sehingga sesuai dengan isu yang bakal diusung oleh koalisi penantang Joko Widodo-Ma’ruf Amin ini.

Selain itu, Sandiaga berpendapat pria yang pernah menjabat sebagai menteri koordinator bidang kemaritiman di era Jokowi ini merupakan patriot sejati. “Kami perkuat platform ekonomi ke depan,” kata mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu.

Kendati demikian, Sandiaga menyatakan, usulannya ini harus mendapatkan persetujuan dari partai koalisi, seperti halnya usulan Prabowo. “Pak Prabowo pun mengusulkan untuk dipertimbangkam oleh mitra koalisi. Karena, nama itu harus didiskusikan secara komprehensif dan harus disetujui oleh mitra koalisi,” tutur Sandi.

Djoko Santoso merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1975 yang pernah memegang beberapa jabatan penting dalam kariernya di dunia militer Tanah Air. Dia pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat dari 2005 hingga 2007 dan sebagai Panglima Kodam Jaya pada 2003.

Kemudian, dia juga pernah menjabat Panglima Kodam XVI/Pattimura (2003), Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad (2001), Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (2003), serta jabatan militer lainnya. Karier politik Djoko Santoso bermula dengan menjadi Dewan Pembina Partai Gerindra. (Tien)

Sumber. Republika.co.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: