Home / Spesial Riau / ​Tangkapan Bea Cukai Riau-Sumbar selama Dua Bulan Dimusnahkan 

​Tangkapan Bea Cukai Riau-Sumbar selama Dua Bulan Dimusnahkan 

PEKANBARU (RiauNews.com)-Direktorat Jenderal Bea dan Cukai wilayah Riau dan Sumetera Barat, Kamis (14/12/2017) memusnahkan hasil penindakan produk ilegal, Kamis di halaman kantor Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Perbendaharaan wilayah Provinsi Riau, Jalan Sudirman, Pekanbaru.

Hadir pada acara tersebut, wakil ketua Komisi XI DPR RI Ir H Achmad Hafish Tohir, kepala kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai wilayah Riau dan Sumatera Barat Iyan Rubianto, kepala kantor wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Riau Sumatera Barat dan Kepulauan Riau Tugas AgusPriyo Waluyo, kepala kantor perbendaharaan Riau Tri Budianto, kepala kantor Dirjen Pajak Riau dan Kepulauan Riau Jatnika, serta para pejabat Kementerian Keuangan wilayah Riau.



Kepala kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai wilayah Riau-Sumatera Barat, Iyan Rubianto menyebutkan, pemusnahan produk ilegal tersebut merupakan hasil dari 6 kali penindakan. Penindakan itu dilakukan terhitung sejak bulan Februari hingga April 2017.

“Jadi pemusnahan barang yang milk Negara ini adalahhasil 6 kali penindakan Kanwil Bea dan Cukai wilayah Riau dan Sumatera Barat, sejak bulan Februari sampai April 2017,” ujarnya dihadapan para tamu undangan.

Iyan menjelaskan, dari hasil operasi yang dilakukan pihaknya, Bea Cukai wilayahRiau dan Sumatera Barat berhasil mengamankan barang bukti ilegal.“278.314 batang rokok dari berbagai jenis dan 504 Koli atau 3.904 Liter minuman keras,” ungkapnya.

Menurutnya, sejauh ini pihaknya akan terus melakukan pengawasan-pengawasan terhadap peredaran barang-barang ilegal di wilayaj Riau dan Sumatera Barat. Oleh karena itu, pihaknya berharap kepada elemen masyarakat agar berkordinasi jika mengetahui adanya peredaran barang ilegal.

Atas pengawasan dan penindakan yang dilakukan Direktorat Jenderal Bea danCukai Riau dan Sumatera Barat, kerugian negara hingga milyaran rupiah berhasil digagalkan.“Perkiraan nilai barang yangdimusnahkan kurang lebih Rp5.586.893.125,” tutupnya.rls

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: